Kenali Gejala-gejala Awal Penyakit Gagal Ginjal yang Merenggut Nyawa Aktor Advent Bangun
Kenali Gejala-gejala Awal Penyakit Gagal Ginjal yang Merenggut Nyawa Aktor Advent Bangun
Saat kondisi ini terjadi, kadar racun dan cairan berbahaya akan terkumpul di dalam tubuh dan dapat berakibat fatal jika tidak diobati. Hal inilah yang nantinya memberikan masalah bagi kesehatan atau nyawa Anda.
Gagal ginjal dibagi menjadi dua tahap, yaitu:
Gagal ginjal Akut (GGA): kondisi ini terjadi saat ginjal Anda tiba-tiba mengalami kerusakan secara mendadak sehingga tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.
Gagal ginjal kronis (GGK): kondisi di mana fungsi ginjal mulai menurun secara bertahap. Biasanya terjadi dalam beberapa bulan atau tahun yang sering hilang timbul. Umumnya gagal ginjal kronis timbul akibat dari kerusakan ginjal yang sudah parah dan bersifat permanen (tidak bisa disembuhkan).
Berdasarkan data yang didapatkan dari hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 oleh kementerian Kesehatan RI, diketahui bahwa angka penderita gagal ginjal di Indonesia terus bertambah seiring dengan bertambahnya usia.
Sebagian besar orang pun menderita gagal ginjal akibat komplikasi dari penyakit hipertensi, diabetes, dan obesitas.
Gejala awal gagal ginjal
Pada umumnya gejala awal gagal ginjal sulit terdeteksi. Penyakit ini dapat dimulai dari gejala yang ringan dan samar-samar.
Namun, perlahan tapi pasti penyakit ini akan semakin parah dari waktu ke waktu.
Biasanya, kebanyakan pasien yang menderita gagal ginjal telah hidup dengan penyakit ginjal selama beberapa waktu sebelum ciri-ciri gagal ginjal muncul. Berikut ini beberapa gejala awal gagal ginjal yang harus Anda waspadai.
1. Kencing berdarah
Ginjal yang sehat biasanya menjaga sel darah dalam tubuh saat menyaring zat sisa dari darah untuk menghasilkan urine (air kencing).
Namun bila penyaring ginjal telah rusak, sel darah ini akan “bocor” dan tercampur ke dalam urine. Selain menandakan penyakit ginjal, darah dalam urine juga bisa menjadi indikasi penyakit lainnya. Misalnya infeksi atau batu ginjal.
2. Kencing berbusa
Gelembung atau busa yang berlebihan dalam urine berarti ada kandungan protein yang tinggi dalam urine.
Terutama busa yang bikin Anda harus beberapa kali menyiramnya.
Busa ini mungkin terlihat seperti busa yang Anda lihat saat mengocok telur, karena protein biasa yang ditemukan dalam urine, albumin, adalah protein yang sama yang ditemukan pada telur.
Protein ini seharusnya tersaring dan tidak ada dalam kencing Anda. Namun bila terdapat kerusakan pada ginjal, protein ini dapat terdeteksi pada urine dan ketika bereaksi dengan udara akan membentuk busa.