Abraham Samad Serius Maju Calon Presiden, Ini Buktinya! Berani Lawan Jokowi dan Prabowo?
AS satu-satunya orang yang disebut layak menjadi presiden oleh Jokowi beberapa waktu lalu.
Sahabat AS, Djusman AR, menegaskan, tahapan Pilpres 2019 sudah berlangsung.
Masa pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tinggal enam bulan, 4-10 Agustus 2018.
“Tapi, sampai saat ini calon yang muncul hanya dua nama, yaitu Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi jika capres hanya dua pasangan,” ujar Djusman, tadi malam.
Menurut aktivis Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) itu, AS bukan pendatang baru dalam ranah pilpres.
AS bahkan lebih dulu mengemuka sebagai cawapres daripada Jusuf Kalla dalam Pilpres 2014.
“Pada Pilpres 2014 nama Abraham Samad disebut-sebut akan mendampingi Jokowi sebagai cawapres, namun di menit-menit terakhir namanya tersingkir. Dan, AS satu-satunya orang yang disebut layak menjadi presiden oleh Jokowi seperti yang kita baca di Kompas, 19 Maret 2014,” kata Djusman.
Rangkaian Seminar
Menurut Syamsuddin, rangkaian seminar di Bandung, terseut, dimotori Gerakan “Kami Indonesia”.
Seminar ini dimaksudkan untuk menggelorakan semangat kalangan anak muda Indonesia untuk berkonstribusi dalam membangun negeri.
“AS akan memberikan motivasi bagi kalangan mahasiswa sebagai penentu dalam membangun peradaban bangsa. Abraham akan menekankan pentingnya pendidikan karakter dalam mewujudkan manusia Indonesia yang berintegritas,” kata Syamsuddin yang juga Direktur Komite Pemantau Legislatidf (Kopel) Indonesia.
AS didapuk berbicara dalam Seminar Spirit of Indonesia ini juga bareng dengan pembicara lain seperti Dede Yusup (Ketua Komisi IX DPR RI), Silmy Karim (Direktur PT Pindad), Oni Suwarman (anggota DPD RI).
Dalam rangkaian seminar ini, akan menampilkan Zulkifli Hasan (Ketua MPR RI) sebagai Keynote Speaker.
Selain itu, pada setiap seminar, Rektor masing masing kampus akan memberikan sambutan pembuka.