Berlatih Fokus, Anak Muda Lampung Gemari Olahraga Panahan
Sejumlah anak muda di Lampung menggeluti olahraga panahan. Karena selain melatih fisik
Penulis: andreas heru jatmiko | Editor: Ridwan Hardiansyah
“Utamanya memang melatih fokus. Tetapi, badan juga jadi sehat dan bugar,” ungkap Novi.
Karyawan swasta di sebuah bimbingan belajar itu mengaku, ia berlatih panahan sebanyak dua kali sampai tiga kali dalam seminggu, sejak Desember 2016.
Dwi (21) yang juga menggeluti hobi olahraga panahan sejak 2016 menuturkan, ia tertarik dengan olahraga tersebut karena mampu melatih fokus dan konsentrasi.
Dwi pun memutuskan berlatih setiap minggu bersama teman-temannya.
“Efek ke badan itu lebih ke pikiran yang bisa menambah fokus sama konsentrasi. Kalau fisik, bisa tambah segar,” kata Dwi.
Lantaran telah memiliki perlengkapan memanah, selain berlatih bersama teman-temannya, Dwi mengaku kerap berlatih sendiri setiap sore.
Dwi mengatakan, ia sengaja rutin berolahraga panahan karena merasakan manfaat positifnya.
Panahan Olahraga Simpel
Berbeda dengan tiga orang di atas, Sariayana Awilisni (35) menerangkan, ia baru menggeluti hobi olahraga panahan sejak delapan bulan lalu.
Selain karena manfaat untuk melatih fokus, Sariayana menuturkan, ia menggemari olahraga tersebut karena simpel.
“Olahraganya tidak ribet. Biasanya, saya latihan dua kali seminggu. Terkadang lebih, kalau ada teman yang mengajak minta ditemani latihan,” ujar Sariayana.
Olahraga panahan, menurut Sariayana, pun tidak membutuhkan banyak biaya.
Apalagi, rata-rata tempat latihan memanah telah menyediakan busur beserta anak panah dan sasaran.
Sehingga, orang yang hendak berlatih panahan, tidak perlu terlebih dahulu memiliki perlengkapan memanah.
Widia membenarkan bahwa rata-rata tempat latihan panahan telah menyediakan perlengkapan memanah.
Meski memiliki perlengkapan memanah, ia mengaku kerap mendatangi tempat latihan tanpa membawa perlengkapan memanah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/panahan_20180401_225801.jpg)