Istri Anggota DPR RI Aziz Syamsudin Daftar DPD RI, Ini Harapannya
Memasuki hari kedua masa penyerahan dukungan balon anggota DPD RI asal Lampung, beberapa nama mendaftarkan diri.
Penulis: Beni Yulianto | Editor: Yoso Muliawan
LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG BENI YULIANTO
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Memasuki hari kedua masa penyerahan dukungan bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Lampung, beberapa nama tercatat mendaftarkan diri.
Satu di antaranya istri anggota DPR RI dari Partai Golkar Azis Syamsudin, Nurlela Zubaidah.
Nama lainnya yang sebelumnya sudah santer adalah Bustami Zainudin, eks bupati Way Kanan.
Kemudian, mantan anggota Panitia Pengawas Pemilu Bandar Lampung Akhmad Hidayat.
Nurlela percaya diri maju sebagai balon anggota DPD RI utusan Lampung, karena orangtuanya berasal dari Lampung.
"Saya niat ingin berbuat sesuatu untuk Lampung," ujar Nurlela di sela-sela pendaftaran di kantor Komisi Pemilihan Umum Lampung, Senin (23/4/2018).
"Orangtua saya, ayah saya dari sini. Dia ingin sekali Lampung ini maju, ada perubahan ke arah positif. Kalau ada kesempatan, alhamdulillah," sambungnya.
Berkas dukungan Nurlela cukup lengkap. Tak butuh waktu lama bagi komisioner KPU Lampung untuk memeriksa, kemudian menyatakan berkas administrasi dan syarat dukungan lengkap.
"Saya ingin masyarakat Lampung lebih termotivasi," kata Nurlela.
"Di depan, ada masa depan. Ada rasa tanggung jawab memelihara provinsi ini supaya lebih terkenal di luar," imbuhnya.
Bustami Pastikan Restu PDI-P
Sementara Bustami Zainudin mengaku telah mendapat restu dari struktur partainya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, untuk maju sebagai balon senator.
"Saya serahkan berkas dukungan minimal 3.508, tersebar di 15 kabupaten/kota," ujar Bustami.
"Secara administrasi, partai juga memberi dukungan kepada saya. Secepatnya surat dukungan dari ketua umum (Megawati Soekarnoputri) saya peroleh," imbuhnya.
Desakan Teman dan Keluarga
Mantan anggota Panwaslu Bandar Lampung periode 2008-2014 Akhmad Hidayat mengaku mendaftar atas desakan teman-teman dan keluarga.
"Ada desakan dari teman-teman supaya saya maju. Saya pikir, kenapa tidak? Saya ingin berbuat bagi masyarakat Lampung," kata Akhmad yang pernah berkecimpung di dunia media massa ini.
Majukan Dunia Pertanian
Nama lainnya yang mendaftar ialah Jamhari Hadi Purwanta.
Terbilang asing di dunia politik Lampung, Jamhari berlatar belakang penyuluh pertanian. Ia bertekad memajukan dunia pertanian Lampung dengan menjadi senator.
"Saya kerja di dunia pertanian, sejak sekolah. Selain penyuluh pertanian, saya berkutat di bidang wirausaha, ketua pengurus koperasi," ujarnya.
"Saya ingin mengabdikan diri di dunia pertanian, mengabdikan diri kepada masyarakat Lampung."
Suara Pesisir
Sementara Dewi Pratiwi Mandasari, aktivis yang juga jurnalis media online, datang bersama orangtua, kerabat, dan rekan-rekannya.
Sebagai warga pesisir, tepatnya di Telukbetung, Bandar Lampung, ia menitikberatkan suara warga pesisir, nelayan, dan petani.
"Karena saya tinggal di pesisir, nelayan akan menjadi perhatian utama," kata Tiwi, sapaan akrabnya.
"Selain itu, orangtua saya petani, sehingga memajukan dunia pertanian juga akan menjadi fokus saya jika terpilih," imbuhnya.
Baru Enam Orang Lengkap
Dari total 11 orang yang yang mendaftar sebagai balon anggota DPD RI, KPU Lampung baru menyatakan enam nama yang lengkap berkas administrasinya.
"Yang lain, misalnya, ada yang masih belum sinkron hardcopy dan softcopy. Jadi, kami kembalikan berkasnya untuk perbaikan," ujar anggota KPU Lampung M Tio Aliansyah di kantor KPU, Senin (23/4/2018).
Nama-nama yang sudah mendapatkan tanda terima pendaftaran di antaranya Abdul Hakim dengan jumlah dukungan 3.894, Ahmad Bastian Suyitno (3.183), Bustami Zainudin (3.508), Ida Jaya (4.229), dan M Alzier Dianis Thabranie (7.247).
Total ada 34 nama yang meminta password (kata kunci) Sistem Informasi Perseorangan Peserta Pemilu (SIPPP).
Balon atau timnya harus mengunggah terlebih dahulu syarat dukungan ke situs resmi KPU RI sebelum mendaftar secara resmi dengan menyerahkan dukungan ke KPU Lampung.
"Terakhir upload dukungan, 25 April, pukul 24.00 WIB. Penyerahan syarat dukungan (ke KPU) terakhir, 26 April," kata Tio.
Pattimura Masuk Bursa
Dari 34 nama yang meminta password SIPPP, terselip beberapa nama politisi seperti Sekretaris DPD Partai Gerakan Indonesia Raya Lampung Pattimura.
Ada pula mantan anggota Badan Pengawas Pemilu Lampung Nazarudin Togakratu.
Tiga petahana anggota DPD RI kemungkinan besar kembali mendaftar. Seperti Anang Prihantoro, Andi Surya, dan Syarief.
Mengenai kemunculan namanya dalam bursa balon anggota DPD RI, Pattimura belum bersedia berkomentar banyak.
"Selama saya belum datang ke KPU, berarti informasi itu masih isu," kata wakil ketua DPRD Lampung ini.
Nazarudin sendiri saat ini sedang sibuk mempersiapkan persyaratan.
Ia beberapa kali mengunggah foto sedang mengunggah data dukungan di SIPPP KPU RI, di media sosial Facebook.
Berikut nama-nama balon anggota DPD RI yang telah menyerahkan berkas dukungan ke KPU Lampung.
- Abdul Hakim: eks anggota DPR RI, politisi PKS
- Ahmad Bastian Suyitno: anggota DPRD Lamsel
- Akhmad Hidayat: eks anggota Panwaslu Bandar Lampung
- Bustami Zainudin: eks bupati Way Kanan, politisi PDI-P
- Jamhari H Purwanta: penyuluh pertanian
- Ida Jaya: istri Brigjen Pol Ikhsan, mantan wakapolresta Bandar Lampung
- Jihan Nurlela: dokter, adik cagub Lampung Chusnunia
- Marsidi Hasan: eks ketua DPRD Way Kanan
- M Alzier DT: ketua Dewan Pertimbangan DPD I Partai Golkar Lampung
- Nurlela Zubaidah: istri anggota DPR RI Aziz Syamsudin
- Dewi Pratiwi Mandasari: aktivis/jurnalis online
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/daftarkan-diri_20180423_214552.jpg)