Temuan Kasus Baru HIV Bisa Hambat Penularan

Masyarakat perlu memeriksakan diri untuk mengetahui statusnya tertular HIV atau steril dari virus mematikan tersebut.

Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Ridwan Hardiansyah
GrafisTribunlampung/Dodi
Ilustrasi. 

Laporan Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Lampung bersama instansi terkait berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan ancaman HIV.

Masyarakat perlu memeriksakan diri untuk mengetahui statusnya tertular HIV atau steril dari virus mematikan tersebut.

Asisten Koordinator KPA Lampung, Ismen Mukhtar mengatakan, dengan mengetahui status dirinya tertular HIV, maka lebih besar peluang untuk mencegah munculnya kasus baru AIDS.

Pengetahuan status itu pun bisa memutus rantai penularan HIV.

Baca: Kasus Baru HIV Meningkat 131 Persen di Lampung, AIDS Turun

"Karena jika tidak ditemukan (kasus baru HIV), maka orang tersebut tidak akan tahu kalau sebenarnya dia positif. Artinya penularan bisa saja terus terjadi," kata Ismen, Jumat (4/5/2018).

"Oleh karena itu, kami bersama instansi terkait berupaya menemukan dulu kasusnya, kemudian diobati, jadi rantai penularannya bisa terputus," imbuhnya.

Data yang dihimpun Tribun, jumlah kasus baru orang dengan HIV meningkat 131 persen dalam lima tahun terakhir.

Dari 185 kasus baru pada 2013 menjadi 428 kasus baru pada 2017.

Adapun, total kasus HIV yang tercatat sejak 2002 hingga 2017 sebanyak 2.029 kasus.

Ismen mengungkapkan, estimasi status HIV dan AIDS di Lampung saat ini mencapai 6 ribu kasus.

Itu termasuk yang terendah jika dibandingkan dengan provinsi besar lainnya seperti Medan, Jakarta, Jawa Tengah dan lainnya.

"Angka 6 ribu itu sebenarnya adalah target yang diberikan oleh pusat dan merupakan kasus yang harus ditemukan," katanya.

Menurut dia, dari angka estimasi 6 ribu kasus tersebut, Lampung berhasil menemukan sekitar 2 ribuan kasus sampai 2017.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved