Terseret Arus Sungai Tulangbawang, Pekerja JTTS Menghilang

Sementara Nur Ajis sudah berusaha menolong. Lantaran arus sungai cukup deras, upaya Nur menemui kegagalan.

Tribun Lampung/Endra Zulkarnaen
Di sinilah korban tenggelam. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnaen

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MENGGALA - Seorang pekerja yang terlibat dalam proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, diduga tenggelam di Sungai Tulangbawang, Rabu, 9 Mei 2018.

Diperkirakan, pegawai PT Waskita Karya itu tenggelam di perbatasan Kecamatan Menggala dan Pagar Dewa, Tulangbawang Barat.

Korban bernama Aan Kurnaifi (24), warga Kampung Dongos, Randu Lencer, Kecamatan Kedun, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Menurut rekan kerjanya, Mustofa, Aan saat itu saat sedang membersihkan diri di kanal seusai bekerja sekitar pukul 01.30 WIB.

Baca: Bisa Bikin Ponsel Mati, Jangan Sentuh Layar Jika Dapat Pesan WhatsApp Seperti Ini

Zainal, rekan kerja yang juga satu kampung dengan korban, mengatakan, ketika itu dia dan Nur Ajis, rekannya, lebih dulu mencuci baju di kanal.

Kemudian Aan menyusul. Sembari mencuci pakaian, mereka juga mandi.

"Saya mencuci pakaian di hilir kira-kira berjarak empat meter. Lalu Aan mencebur ke sungai. Mungkin dia kira sungainya nggak dalam. Dia pun terseret arus sungai," kata Zainal, Kamis, 10 Mei 2018.

"Waktu itu Aan sempat minta tolong. Saya mau menolong. Tapi, saya sendiri nggak bisa berenang," sesalnya.

Sementara Nur Ajis sudah berusaha menolong. Lantaran arus sungai cukup deras, upaya Nur menemui kegagalan.

Baca: Selain ”Doyan” Membunuh, Ini Sisi Lain Kepribadian Hitler

Sempat timbul tenggelam, kata Zainal, akhirnya korban tidak terlihat lagi.

Feri, humas PT Waskita Karya, membenarkan ada pekerjanya yang tenggelam. Namun, ia menegaskan bahwa itu bukanlah kecelakaan kerja.

"Pekerja tersebut tenggelam setelah bekerja, tepatnya pukul 01.30 WIB. Bukan dalam kondisi bekerja," terang Feri.

Feri juga mengaku pihaknya sudah menghubungi Basarnas Lampung guna mencari korban. "Kita sama-sama berharap supaya korban dapat secepatnya ditemukan," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved