4 Anak Pelaku Bom Bunuh Diri Ini Selamat Ledakan, Begini Nasib Mereka Sekarang

Sebagian anak-anak itu tewas mengenaskan, meski ada beberapa yang selamat. Kondisi anak teroris yang selamat ini cukup memilukan

Penulis: Heribertus Sulis | Editor: Heribertus Sulis
Seorang polisi nekat menyelamatkan anak kecil usai ledakan bom di Polrestabes Surabaya. (ISTIMEWA/Capture Video) 

"Mereka itu pelaku, bukan korban," kata Irjen Mahfud Arifin di lokasi kejadian, Senin (14/5/2018) dini hari.

Sebelum melancarkan aksinya, keluarga Anton Febrianto malah ada yang tewas dan terluka karena bom sendiri.

Anggota keluarga yang tewas yaitu sang istri, Puspitasari, dan anak sulungnya berinisial LAR.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menambahkan Anton mengalami luka parah namun masih hidup pada ledakan pertama.

Karena membahayakan, ia langsung dilumpuhkan oleh pihak kepolisian. "Dia dalam keadaan memegang switching, sehingga terpaksa dilumpuhkan," katanya.

"Jadi, Anton tewas setelah dilumpuhkan petugas yang datang ke lokasi," sambungnya.

Dalam peristiwa itu sempat ada insiden dramatis saat anak kedua Anton menyelamatkan dua adiknya yang terkena letusan bom.  

Anak Anton ini membawa dua adiknya ke rumah sakit begitu tahu mereka terluka parah. Inisial anak itu bernama AR.

kondisi usai peledakan bom
kondisi usai peledakan bom ()

Sedangkan, jenazah Anton, istri, dan anak pertamanya telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara, Senin dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

"AR, satu-satunya anak laki-laki selamat," ungkap Kombes Pol Frans Barung Mangera.

"Dia juga yang membawa dua adiknya ke rumah sakit, sekarang mereka di Rumah Sakit Bhayangkara," lanjutnya. (Surya)

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved