2 Kasus Upal Terjadi di Metro dalam 2 Minggu, Begini Ciri-ciri Terduga Pelaku
Dalam dua minggu terakhir, dua kasus peredaran upal ditemui di Bumi Sai Wawai.
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Ridwan Hardiansyah
Kapolres Metro, Ajun Komisaris Besar Umi Fadilah Astutik meminta warga tidak khawatir dengan adanya peredaran upal, dan segera melaporkan ke polisi apabila menemukan ada orang yang mengedarkan upal.
Umi menjelaskan, pihaknya masih terus melakukan penanganan kasus upal yang terjadi dalam dua pekan terakhir.
"Tentu, kami lakukan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku. Saya minta masyarakat tidak cemas terhadap isu ini, dan tetap bertransaksi seperti biasa," kata Umi.
Intensifkan Sosialisasi
Wakil Ketua Komisi I DPRD Metro, Nasrianto Effendi meminta pemerintah dan Bank Indonesia lebih mengintensifkan sosialisasi terkait peredaran upal.
Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terkait peredaran upal.
"Jadi, mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti dalam bertransaksi. Ini harus terus diingatkan. Apalagi memang menjelang Lebaran ini, ada saja usaha orang berbuat jahat memanfaatkan momen," ujar Nasrianto.
Masyarakat, Nasrianto mengungkapkan, pun diharapkan dapat lebih teliti saat melakukan transaksi jual beli.
Baca: 7 Bagian Tubuh yang Tidak Boleh Disentuh Sembarangan, Rawan Terserang Bakteri
Terutama, para pedagang, baik di pasar maupun warung.
“Dengan menerawang dan melihat ketebalan serta benang dalam uang kertas, itu biasanya beda kalau asli. Intinya, lebih teliti. Dan, segera melapor ke polisi jika mendapatkan uang palsu,” kata Nasrianto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/uang-palsu-ilustrasi_20180129_223107.jpg)