Polda Lampung segera Gelar Perkara Guna Penentuan Status Tersangka Inisial O

Direktur Ditresnarkoba Polda Lampung Kombes Shobarmen mengatakan pihaknya bakal menetapkan tersangka narapidana Lapas Rajabasa inisial O

Polda Lampung segera Gelar Perkara Guna Penentuan Status Tersangka Inisial O

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Direktur Ditresnarkoba Polda Lampung Kombes Shobarmen mengatakan pihaknya bakal menetapkan tersangka narapidana Lapas Rajabasa inisial O atas dugaan sebagai petugas pengatur lalu lintas jaringan peredaran pil ekstasi yang berhasil dibongkar anggotanya beberapa waktu lalu.

"Penyidik memiliki keyakinan dia (O) terlibat, tinggal tunggu saja alat buktinya," ungkapnya saat ditemui dalam kegiatan Safari Ramadan Panglima TNI dan Kapolri, Senin 4 Juni 2018.

Baca: Jessica Iskandar Diterawang Roy Kiyoshi, Terbongkar Juga Kebohongan Itu

Masih kata dia, dari keterangan Riki Jamal diketahui bahwa O berperan kuat sebagai operator pengaturan peredaran pil ekstasi di Lampung.

Baca: Klasemen Liga 1 2018 - PSM Makassar Geser Barito Putera dari Puncak Klasemen

"Pengakuan (Riki Jamal) memang dia (O) yang mengatur dan sudah beberapa kali dengan jumlah skala besar untuk diedarkan di Lampung," tukasnya.

Shobarmen pun mengaku bakal melakukan gelar perkara untuk menentukan nasib O menjadi tersangka atau saksi.

"Makanya saat ini masih dilakukan peminjaman narapidana atau bon dari Lapas Rajabasa ke Ditresnarkoba Polda Lampung untuk diperiksa secara intensif untuk pengembangan," tuturnya.

Saat ditanya apakah akan meminjam narapida lain selain O, Shobarmen mengaku pihaknya juga meminjam narapidana berisinial Ms. Menurutnya peminjaman satu orang lagi selain O ini diduga kuat turut serta berperan serta dalam membatu menjadi operator.

"Memang ada dua yang akan kami pinjam, satunya diduga juga turut nembantu O dalam melakukan peredaran," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung berhasil membongkar jaringan peredaran pil ekstasi di Provinsi Lampung.

Dari hasil pengungkapan ini, Ditresnarkoba mengamankan satu orang kaki tangan jaringan pengedar wilayah Bandar Lampung dengan barang bukti 1500 butir pil ekstasi yang siap edar.

Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved