15 Polisi Polda Lampung Terlibat Kecelakaan Maut, 9 Anggota Mendekam di Sel
Gelarnya belum selesai kok main pecat, kan ada aturan main, yang jelas (melanggar) disiplin semua.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Heribertus Sulis
Sebelum terbalik, mobil berpenumpang total 15 orang itu memutar di U-Turn depan Bank Lampung.
Setelah memutar, mobil lantas melaju ke arah kanan hingga menabrak median jalan dan terbalik.
Seorang dari 15 penumpang meninggal, yaitu Bripda M Tio Fahmi. Ia mengalami pendarahan di telinga kanan dan cedera berat di kepala.
Masih dirawat
Kabid Propam Polda Lampung Kombes Hendra Supriatna mengatakan saat ini pihaknya tengah memproses anggota tersebut.
Terkait munculnya informasi lima anggota mendapat sanksi PTDH, Hendra membantah hal tersebut.
"Gelarnya belum selesai kok main pecat, kan ada aturan main, yang jelas (melanggar) disiplin semua," ujarnya beberapa waktu lalu.
Hendra menjelaskan, anggota yang mendapat sanksi displin ada sembilan orang.
"Yang jelas sembilan orang, bisa kena penundaan kenaikan pangkat," tegasnya.
Baca: Tunggu di Motor saat Suami Beli Pulsa di Konter, Wanita Hamil Tewas Ditembak Begal
Saat ditanya nasib lima anggota lainnya, Hendra menegaskan, yang lainya menjadi korban dan dalam keadaan sakit.
"Yang lainnya sakit-sakit, dan itu korban masak diperiksa, kan dia diajak seniornya keluar, kan gak tahu korban ini diajak seniornya kemana, ayo-ayo cari makan," ungkap Hendra.
Saat ditanya apakah korban meninggal dunia Bripda M Tio Fahmi adalah sopir dari mobil nahas tersebut, Hendra kembali membantah.
"Bukan, bukan dia sopirnya, dia duduk di sebelah sopir, kalau mobilnya mobil pribadi milik inisial C," tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa kecelakaan tunggal menghebohkan warga di Jalan Antasari, Kedamaian, Minggu pagi, Minggu 1 Juli 2018,
Baca: Live Streaming dan Jadwal MotoGP Jerman 2018 - Marc Marquez Raih Pole Position Beruntun 8 Kali
Akibatnya mobil Mitsubishi Strada Triton bernopol BE 9881 WD terbalik dan membuat satu orang penumpang yakni Bripda M. Tio Fahmi anggota Dit Sabhara Polda Lampung menghembuskan nafas terakhir lantaran mengalami pendarahan ditelinga kanan dan cidera kepala berat.