Bahas TGB di Forum Ulama Dunia, Ustaz Bachtiar Nasir Langsung Distop

Belum sempat menyelesaikan kalimatnya, Ustaz Zaitun Rasmin langsung memotong

Bahas TGB di Forum Ulama Dunia, Ustaz Bachtiar Nasir Langsung Distop
Bachtiar Nasir dan Tuan Guru Bajang (TGB) 

"Ndak ini kasus cuma untuk mempersatukan," imbuh Bachtiar Nasir. Akhirnya Bachtiar Nasir gagal membicarakan masalah TGB di hadapan para ustaz se Asia Tenggara, Afrika dan Eropa. 

Dari video wawancara yang beredar, Bachtiar Nasir mengatakan, tokoh-tokoh Islam diharapkan umat senantiasa bersama umat saat menang kalah, susah atau senang. 

 

"Jadi kalau ada tokoh yang berijtihad untuk kepentingan pribadi dan daerahnya, kepentingan pribadi dan kelompoknya, lalu kelihatan oleh umat berseberangan, saya pribadi menganggap itu adalah manuver politik. Saya yakin untuk kepentingan bangsa juga walau dari sudut pandang kelompok atau daerahnya. 

Ambil saya TGB. Keputusan TGB lebih melihat pada kepentingan dirinya dan NTB nya. Alasannya yang saya baca karena Pak Jokowi sering kesana sementara Prabowo tidak. Ijtihad ini dia lupa. Dia hanya melihat dari kacamata dirinya. 

Padahal, umat maunya dari kemaslahatan umat secara keseluruhan. Jadi tidak boleh dia menempatkan dirinya sebagai orang lokal daerah tertentu karena ceramahnya sudah ke seluruh Indonesia. Nah kalau ada umat marah, ya harus dimaklumi. 

Karena umat itu maunya sederhana saja. Pemimpinnya stand with umat menang atau kalah, susah atau senang. Ini yang harus diambil ibrahnya. Saya menghargai itu ijtihad politik dia. Tapi ga boleh juga kecewa, kalau umat marah. Karena sudah terlanjur selama ini besar bersama umat" 

Sebelumnya Ustaz Abdul Somad mendukung TGB untuk maju sebagai Presiden RI.

Dukungan ustaz Abdul Somad terhadap Tuan Guru Bajang dilontarkan saat acara Kongkow Kekeluargaan, Keorganisasian, dan Kebangsaan, Organisasi Internasional Alumni Al Azhar Cabang Indonesia.

abdul somad dan tuan guru bajang
abdul somad dan tuan guru bajang ()

Di dalam sambutannya, Ustaz Abdul Somad mengatakan, diundang ke NTB.

"Saya sampaikan ke masyarakat NTB saya tak perlu datang ke NTB karena suara 6 juta itu sudah di tangan. Yang perlu kita datangi itu, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah. Di sana ada 60 juta suara. Jadi kantong-kantong suara ini kita rebut untuk menuju...," kata Abdul Somad yang langsung disambut tepuk tangan peserta.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved