Dituntut 10 Tahun Penjara, Terdakwa Kasus Narkotika Michael Mulyadi Menangis di Persidangan

terdakwa kasus narkotika Michael Mulyadi menangis saat membacakan pledoi dalam sidang di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjungkarang

Dituntut 10 Tahun Penjara, Terdakwa Kasus Narkotika Michael Mulyadi Menangis di Persidangan

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Terdakwa kasus narkotika Michael Mulyadi tak kuasa membendung air mata saat membacakan pledoi dalam sidang di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjungkarang dengan agenda pengajuan pembelaan, Senin 16 Juli 2018.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Michael dengan 10 tahun penjara dan diwajibkan membayar pidana denda sebesar Rp 1 miliar subsider 4 bulan. Majelis hakim yang diketuai Salman Alfarisi memberi kesempatan pada Michael untuk membacakan pledoi.

Baca: Tips Sederhana Atasi Mata Gatal dan Merah, Ada yang Gunakan Teh Herbal

Baca: VIDEO - Mie dan Baksonya kenyal, Nikmatnya Aneka Mie Khas Bangka di S Oemah Mie

Pada pembelaannya Michael mengatakan ia tidak mengedarkan narkotika sebagaimana yang disangkakan dalam dakwaan jaksa. Namun ia menegaskan narkotika tersebut untuk dikonsumsi sendiri.

“Saya bersumpah narkotika tersebut tidak saya jual, saya membeli narkoba bukan untuk diperdagangkan atau diperjualbelikan tetapi kepemilikan dan penguasaan narkoba tersebut semata-mata untuk digunakan secara pribadi oleh saya, dan saya hanyalah seorang korban penyalahgunaan narkoba," ungkap Michael dalam sidang yang digelar diruang Candra.

“Dan saya tidak tahu mengapa hal demikian (Sangkaan menjual) bisa terjadi, apakah karena kealpaan, kesengajaan atau ada tekanan dari pihak-pihak luar,” imbuhnya

Lanjutnya, pada surat tuntutan yang diarahkan padanya dianggap tidak adil. Lantaran dalam persidangan yang tergelar secara terbuka sepanjang ini tidak obyektif.

“Saya rasakan telah terjadi upaya pendzoliman terhadap diri saya, agama mengajarkan bahwa bagi orang-orang yang terdzolimi doanya langsung sampai Kepada Tuhan Yang Maha Esa tanpa ada penghalang," ungkapnya saat membacakan pembelaannya sembari terurai air mata.

Setelah membacakan pledoi, Majelis hakim yang diketuai Salman Alfarisi pun menutup sidang dan akan melanjutkan sidang pada hari Kamis, 10 Juli 2018.

Seusai sidang, dihadapan media Michael mengatakan untuk membuktikan dakwaan JPU ia bersedia untuk diperiksa rekening koran miliknya.

"Buktikan lewat rekening Koran, saya bersumpah demi Tuhan kalau saya bukan bandar atau pengedar. Saya ini hanya korban penyalahguna narkotika, bukan yang lain," sebutnya.

Selain itu, Michael juga meminta untuk menghadirkan orang yang pernah membeli narkotika kepadanya jika dia adalah penjual.

"Tim dari kepolisan sudah mengatakan dipersidangan bahwa saya ini hanya pemakai bukan penjual. tidak wajar kalau saya dituntut 10 tahun karena saya ini hanya korban narkotika, saya katakan saya hanya pemkai bukan penjual," tegasnya.

Sempat diberitakan, Michael Mulyadi dituntut kurungan 10 tahun oleh JPU. Selain kurungan Michael juga diwajibkan membayar pidana denda sebesar Rp1 Miliar Subsider 4 bulan.

Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved