Niat Puasa Tarwiyah dan Niat Puasa Arafah, Puasa Sunah Sebelum Iduladha

Niat puasa Tarwiyah dan niat puasa Arafah sebelum Hari Raya Iduladha. Hukum puasa Tarwiyah dan puasa Arafah adalah sunah muakad.

Penulis: Okta Kusuma Jatha | Editor: Ridwan Hardiansyah
TRIBUNLAMPUNG/okta kusuma jatha
Sekretaris MUI Lampung, KH Basyaruddin Maisir saat menjelaskan niat puasa Tarwiyah dan niat puasa Arafah serta keutamaan dua puasa sunah tersebut, Sabtu (11/8/2018). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dua hari sebelum Hari Raya Iduladha yang jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah, ada dua puasa sunah yang sebaiknya dilaksanakan umat muslim.

Kedua puasa sunah tersebut adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah.

Sedangkan, puasa Arafah dijalankan pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Niat puasa Tarwiyah dan niat puasa Arafah akan disampaikan pada akhir artikel ini.

Baca: Mendekati IdulAdha 2018, Niat Puasa Tarwiyah dan Niat Puasa Arafah serta Keutamaannya

Sebelum itu, umat muslim sebaiknya mengetahui keutamaan puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung, KH Basyaruddin Maisir mengungkapkan, bulan Dzulhijjah termasuk bulan yang dimuliakan Allah SWT.

Karena pada bulan tersebut, umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah haji, tengah menjalani puncak ibadah haji.

Pada tanggal 8 Dzulhijjah atau disebut juga hari Tarwiyah, jemaah haji sedang melakukan persiapan menuju padang Arafah.

Sementara pada tanggal 9 Dzulhijjah, semua jemaah haji tengah berkumpul di padang Arafah.

"Dua hari tersebut merupakan puncak ibadah haji. Orang yang sedang melaksanakan ibadah haji tidak disunahkan berpuasa. Tetapi, umat muslim yang tidak berhaji disunahkan untuk menjalankan puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah, dan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah," papar KH Basyaruddin Maisir, Sabtu (11/8/2018).

Hukum puasa Tarwiyah dan puasa Arafah adalah sunah muakad, atau sunah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan.

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah

Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah memiliki keutamaan yang berbeda.

KH Basyaruddin Maisir mengatakan, diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra, orang yang melaksanakan puasa pada tanggal 8 Dzulhijjah atau Tarwiyah, Allah SWT akan memberikan pahala, yang kita tidak mengetahuinya, kecuali Allah SWT.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved