Tersangka Teror Bom di Mal Transmart Lampung Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka kasus dugaan teror bom di Mal Transmart Lampung dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Lampung.

Tersangka Teror Bom di Mal Transmart Lampung Dilimpahkan ke Kejaksaan
Istimewa
Proses pelimpahan tersangka kasus dugaan teror bom, Bintang Andromeda (kiri) ke Kejati Lampung, Rabu (15/8/2018). 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG HANIF RISA MUSTAFA

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tersangka kasus dugaan teror bom di Mal Transmart Lampung, Bintang Andromeda (25), dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Lampung, Rabu (15/8/2018). Selain tersangka, diserahkan pula barang bukti dari kasus tersebut.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Lampung Ari Wibowo mengungkapkan, pelimpahan dari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung itu merupakan pelimpahan tahap kedua.

"Ini kejati mendapat pelimpahan tahap kedua, yang artinya penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik (polda)," kata Ari. "(Tersangka) inisial BA, berusia 25 tahun, warga Pringsewu," sambungnya.

Berdasarkan surat berkas perkara, Ari menjelaskan, tersangka dijerat pasal 6 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme jo UU Nomor 15 Tahun 2003.

"Serta, UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Ancaman hukumannya berupa pidana penjara 10 tahun hingga 15 tahun," ujarnya.

Tersangka Bintang Andromeda alias Romi beraksi di Mal Transmart Lampung, kawasan Way Halim, Bandar Lampung, 15 Mei lalu. Ia meletakkan kotak kecil berlakban warna cokelat di toilet lantai 5 bioskop Transmart. Pengunjung Transmart sempat heboh saat itu.

Kepada polisi, Bintang mengaku hanya iseng meletakkan kotak tersebut. David Sihombing, kuasa hukum Bintang, menjelaskan, kliennya cuma mencari sensasi.

"Kata bapaknya, dia (Bintang) memang hiperaktif dan manja. Kalau sampai ke arah sana (terlibat jaringan teroris), belum ada. Tapi, itu kewenangan penyidik," ujar David. (nif)

Ditahan di Rutan Way Huwi

Barang bukti yang dilimpahkan dari Polda ke Kejati Lampung di antaranya potongan kabel warna hitam, sebuah sumbu bakar, dan enam buah paku. Selain itu, satu botol minuman ringan serta satu kotak berlakban warna cokelat yang diletakkan Bintang Andromeda di toilet Mal Transmart Lampung.

"Untuk sementara, tersangka ditahan di Rutan (Rumah Tahanan) Way Huwi. Ditahan terhitung dari 15 Agustus sampai 3 September, selama dalam penanganan kami," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Lampung Ari Wibowo.

Terkait jaksa penuntut umum yang akan menangani perkara tersebut di meja hijau, Ari belum bisa membeberkan.

"Kami belum bisa mengonfirmasi hal itu. Yang jelas, tim yang menangani nanti dari Kejati (Lampung) dan Kejari (Kejaksaan Negeri Bandar Lampung)," ujarnya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved