Pemkab Way Kanan-BPOM Teken Nota Kesepahaman

Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Bandar Lampung Balai Besar Badan POM Lampung.

Pemkab Way Kanan-BPOM Teken Nota Kesepahaman
Tribunlampung/Anung
Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Bandar Lampung Balai Besar Badan POM Lampung 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WAYKANAN - Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Bandar Lampung Balai Besar Badan POM Lampung, Senin 27 Agustus 2018.

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya mengatakan ‎peredaran obat dan makanan ilegal kini semakin marak seiring dengan perkembangan perdagangan dunia yang didukung kemudahan akses informasi dan pemasaran.

Baca: Meraih Medali Emas dan Perak Asian Games 2018, Yuk Intip Foto Kompaknya Aqsa-Aero Sutan Aswar

Kondisi ini menuntut kita untuk selalu waspada terhadap adanya peredaran obat dan makanan ilegal yang berbahaya bagi kesehatan.

"Masyarakat harus teliti saat membeli produk makanan jangan terkecoh oleh harga murah dan lihat kedaluwarsanya agar masyarakat tidak keracunan," katanya.

Oleh karena itu masyarakat, Balai POM & Pemerintah perlu mengawasi peredaran obat dan makanan yang berbahaya, karena dari makanan yng sehat diperoleh gizi yang baik.

Kegiatan Penandatangan Nota Kesepahaman pada hari ini dimaksudkan untuk Meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengawasan obat dan makanan; kemudian ‎meningkatkan kapasitas fasilitas kefarmasian berupa fasilitas produksi, fasilitas distribusi dan fasilitas pelayanan agar dapat memenuhi ketentuan cara produksi, cara distribusi dan pelayanan kefarmasian yang baik.

Baca: 5 Profesi Terseksi Bagi Pria Menurut Perempuan, Pemain Bola Tak Termasuk

Tujuan yang lainnya, untuk‎ meningkatkan keamanan, mutu dan gizi pangan industri hasil industri rumah tangga pangan; serta eningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam memilih produk obat dan makanan yang aman, berkhasiat/bermanfaat dan bermutu sebagai salah satu upaya pemberdayaan masyarakat.

"Kepada Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Bandar Lampung saya berharap setelah MoU ini, mari kita senantiasa bersinergi untuk menciptakan masyarakat Kabupaten Way Kanan yang kritis akan mengkonsumsi obat dan makanan sehingga mampu melindungi kesehatan dirinya sendiri," jelasnya.

Kita juga harus melakukan pemantauan terhadap jajanan di sekolah-sekolah, toko-toko, swalayan, industri rumah tangga dan UMKM yang memproduksi makanan dan obat, agar produk-produk yang dihasilkan dapat bersaing dan layak untuk dikonsumsi.

"Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Balai Besar Pengawasan Obat dan makanan yang akan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk mewujudkan perlindungan kesehatan dan keselamatan konsumen yang berada di wilayah Kabupaten Way Kanan," tukasnya.

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved