Bikin Cemas! Dikupas dan Didiamkan Beberapa Jam, Jeruk Ini Berubah Warna Jadi Begini

Pikiran pertama saya adalah mudah-mudahan ini tidak mempengaruh kesehatan anak saya.

Jeruk di Australia berubah jadi ungu setelah dikupas dan didiamkan beberapa jam 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Uji forensik sedang dilakukan di Australia setelah sebuah jeruk yang dijual di sebuah toko buah di Brisbane, Queensland berubah menjadi ungu beberapa jam setelah dikupas.

Hal ini ditemukan oleh seorang warga bernama Neti Moffitt.

Moffitt membelah jeruk tersebut hari Selasa untuk anaknya yang berusia dua tahun.

Pada awalnya jeruk jenis orange itu terlihat bagus, aromanya normal, dan anaknya makan tiga belahan kecil.

Baca: Cewek Pengendara Motor Ini Lebih Sayang Jeruk ketimbang Kepalanya, Lihat Videonya

Sisa jeruk tersebut kemudian dibiarkan di meja di dapur semalaman.

Hari Rabu pagi, Moffitt menemukan bahwa sisa jeruk yang dikupasnya separuh berwarna kuning, separuh lagi berwarna ungu.

"Terlihat seperti seseorang memasukkan ke dalam botol tinta, hal yang saya pastikan tidak kami lakukan," katanya.

"Saya kemudian melihat ke tong sampah melihat sisa orange yang dimakan anak saya, dan sisanya jeruk itu juga berwarna ungu," sambungnya.

Melihat hal tersebut, Moffitt sempat khawatir terhadap anaknya.

"Pikiran pertama saya adalah mudah-mudahan ini tidak mempengaruh kesehatan anak saya. Ya dia baik-baik saja," ujarnya.

Kasus Serupa Moffitt kemudian melakukan pencarian di internet dimana dia menemukan satu contoh adanya jeruk yang berubah menjadi ungu, juga terjadi di Queensland di tahun 2015.

Pada saat itu, televisi Nine News melaporkan bahwa sejumlah jeruk yang dibeli di Chinchilla juga berubah menjadi ungu setelah dipotong.

Namun, setelah uji forensik saat itu tidak ditemukan adanya pemberian warna tambahan ataupun adanya bahan kimia iodine.

Penyelidikan Berwenang

Khawatir tentang temuannya ini, Moffit kemudian menghubungi Dinas Kesehatan Queensland untuk menyelidiki kasus tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved