Tribun Lampung Selatan

Kemen PUPR Sertifikasi 717 Tenaga Kerja Konstruksi Jalan Tol Sumatera

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sertifikasi 717 tenaga kerja kontruksi pada proyek pembangunan jalan tol wilayah Sumatera.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung/Dedi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sertifikasi 717 tenaga kerja kontruksi pada proyek pembangunan jalan tol wilayah Sumatera. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMSEL - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sertifikasi 717 tenaga kerja kontruksi pada proyek pembangunan jalan tol wilayah Sumatera.

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Bina Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Kementerian PUPR, Ober Gultom.

Baca: Unila Siap Jika Ditunjuk Jadi Lokasi Tes CPNS

Menurutnya dalam rangka mendukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur melalui Pengembangan SDM, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi terus melakukan percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi.

Salah satunya yaitu Percepatan Uji Sertifikasi pada Proyek Jalan Tol Trans-Sumatera di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan & Provinsi Lampung, yang dilaksanakan yang digelar di Kalianda Lampung selatab pada rabu (19/9)

Baca: BMKG Prakiraan Sebagian Wilayah Lampung Cerah, Waspada Potensi Hujan Lebat di Daerah Ini

Lebih lanjut Ober Gultom mengatakan bahwa selain untuk meregistrasi dan mensertifikasi seluruh Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) terampil, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan komitmen para Pengguna dan Penyedia Jasa dalam menggunakan Tenaga Kerja Konstruksi yang bersertifikat.

Dan menerapkan Keselamatan Kerja Konstruksi (K3) secara optimal pada paket pengerjaan Proyek Jalan Tol Trans-Sumatera di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Lampung.

“Tenaga kerja bersertifikat akan memberikan jaminan kualitas dan ketepatan pada pengerjaan proyek-proyek Infrastruktur. Jadi tidak hanya cepat tapi juga aman," ujar Ober Gultom melalui rilis yang diterima tribun.

Dirinya mengatakan sektor konstruksi di Indonesia diperkirakan bernilai Rp. 446 triliun atau menyumbang sekitar 14,3% dari PDB Indonesia. S

etidaknya dari setiap Rp.1 Triliun pembangunan infrastruktur dibutuhkan sekitar 14.000 tenaga kerja. Sementara jumlah tenaga kerja yang tersertifikasi hingga saat ini baru sekitar 702.279 orang, dari total sebanyak 7,7 juta tenaga kerja konstruksi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved