Tribun Bandar Lampung

Obat Diduga Ilegal Marak di Medsos, BBPOM Imbau Masyarakat Beli di Sumber Resmi

Masyarakat khususnya di Lampung diimbau untuk membeli obat-obatan dan kosmetik pada sumber yang resmi seperti apotik.

Obat Diduga Ilegal Marak di Medsos, BBPOM Imbau Masyarakat Beli di Sumber Resmi
THINKSTOCK.COM
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Produk obat apabila tidak memiliki izin edar maka tidak boleh beredar. Kalau tidak ada izin edar berarti kualitas keamanan mutu pada produk tersebut tidak terjamin.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BPOM Bandar Lampung, Dra. Syamsulyani Apt, saat dihubungi, Rabu, 3 Oktober 2018.

Baca: Ternyata untuk Dapat Obat Kuat di Lampung Cukup Beli Online, tapi Apakah Aman Dikonsumsi?

"Siapa yang menjaminnya? Walaupun BPOM mengeluarkan tapi tetap kita kawal di pos marketnya ada pengawasan misalnya di toko obat, apotik, dan lainnya," paparnya.

"Itu sudah terdaftar tapi tetap kita kawal. Kita sudah kasih registrasi boleh beredar dan dijual distribusikan dan digunakan orang-orang tertentu bagaimana sesuai resep dotkernya apa. Lalu, apakah pada saat di lapangan misal penyimpanannya tidak bagus tentu memengaruhi kualitas mutunya," sambungnya.

Ia memastikan untuk pelaksanaan pengawasan memiliki tim dan tentunya nanti dikoordinasikan dengan pihak kepolisan serta dipastikan tidak ada pembiaran.

"Untuk peredaran melalui medsos kita kerjasama dengan infokom, dan KPID kerjasama MOU. Tujuannya, supaya masyarakat cerdas agar tidak membeli di tempat sembarangan," paparnya.

Jika ada iklan-iklan tidak jelas misal seperti di medsos tidak jelas jangan dibeli karena sumbernya tidak ada, sehingga nanti kesulitan dalam penelusurannya.

"Kita sudah lacak melalui infokom yang penjualan online ada yang ketahuan dan ada juga masih dilakukan pendalaman. Kalau di Lampung untuk yang online belum ditemukan, rata-rata penjualnya di luar Lampung," terangnya.

Kalau sanksi tentu ada misal pelaku usahanya dan penyiarannya sehingga tetap dilaksanakan pemantauan terus menerus.

Halaman
12
Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved