Zainudin Hasan Dicecar Hakim soal Aliran Dana Proyek di Lampung Selatan: Itu Kebiasaan Lama

Zainudin Hasan Dicecar Hakim soal Aliran Dana Proyek di Lampung Selatan: Itu Kebiasaan Lama

Zainudin Hasan Dicecar Hakim soal Aliran Dana Proyek di Lampung Selatan: Itu Kebiasaan Lama
Tribun Lampung/Perdiansyah
Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan terdakwa Gilang Ramadhan atas kasus suap fee proyek Dinas PUPR Lampung Selatan di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Rabu, 31 Oktober 2018. 

Menurutnya, ia hanya meminta Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan Anjas Asmara agar memperhatikan pengusaha lokal dan memilih kontraktor yang berkompeten dalam mengerjakan proyek di kabupaten tersebut.

Tidak ada membahas soal pembagian proyek termasuk bagi-bagi fee.

Aliran Dana

Meski begitu, Zainudin sempat mengakui adanya aliran dana dari rekanan ketika ditanya Majelis Hakim Syamsudin.

"Ya ada (uang dari rekanan), tapi mungkin itu kebiasan lama," sebutnya.

Namun ia mengaku, tidak pernah menerima ataupun menolak pemberian uang kepada dirinya.

"Saya gak meminta dan saya tidak menolak. Hanya diberi. Jadi saya gak tahu pekerjaan apa dan dari mana uang itu," kata Zainudin Hasan menjawab pertanyaan majelis hakim soal aliran dana kepadanya.

Uang tersebut kata Zainudin, berasal dari Agus BN. "Saya gak pernah nanya dari mana uang yang diberikan ke Agus. Diberikan berapa saja, ya sudah," jawabnya.

Ketika ditanya soal aliran dana ketok palu untuk DPRD Lamsel, lagi-lagi, Zainudin mengaku, semua diatur Agus BN dan ia tidak mengetahui asal dana.

"Ya mungkin (sumber dana) kumpulan dari PUPR," paparnya.

Halaman
123
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved