Hidung Pesawat Turun Sendiri, Terungkap Dokumen Boeing Beri Petunjuk Kerusakan Lion Air JT 610

Hidung Pesawat Turun Sendiri, Terungkap Dokumen Boeing Beri Petunjuk Kerusakan Lion Air JT 610

Buletin operasional manual yang dikeluarkan Boeing setelah Lion Air JT610 jatuh.(Boeing) 

Jenis indikator kerusakan yang bisa menyala, menurut buletin dari Boeing, antara lain indikator kecepatan yang berbeda-beda (IAS DISAGREE), ketinggian yang berbeda (ALT DISAGREE), dan tekanan diferensial hidrolik yang berlebihan di komputer elevator (FEEL DIFF PRESS).

Karena temuan itu, Boeing merilis buletin operasi manual 737 MAX 8, tentang cara mengatasi situasi jika hidung pesawat tiba-tiba turun dengan sendirinya, karena kesalahan data dari sensor AoA.

Menurut Boeing, kesalahan input data dari sensor AoA ini bisa membuat sistem komputer pesawat memutar horizontal stabilizer secara perlahan selama 10 detik, sehingga hidung pesawat turun.

Pergerakan trim stabilizer yang membuat hidung pesawat turun itu bisa dihentikan dan dibalik arahnya, menggunakan kenop stabilizer trim elektrik yang ada di yoke (alat kemudi) pesawat.

Kejadian trim stabilizer berputar pelan 10 detik yang membuat hidung pesawat turun ini akan berulang dalam 5 detik setelah kenop stabilizer trim elektrik di yoke dilepas.

Siklus hidung pesawat turun tanpa diperintah ini (runaway stabilizer) akan terus berulang, kecuali sistem stabilizer trim dinon-aktifkan lewat kedua switch STAB TRIM CUTOUT yang ada di pedestal pesawat.

Kru pesawat yang menerbangkan B737 MAX diminta untuk melakukan Non-Normal Checklist (NNC) tentang runaway stabilizer dan memastikan bahwa switch STAB TRIM CUTOUT disetel pada posisi CUTOUT dan tetap dalam kondisi itu selama penerbangan.

Rekomendasi yang dikeluarkan oleh FAA kurang lebih juga sama.

Jika mengalami runaway stabilizer saat terbang manual, pilot diminta mengontrol sudut pesawat dengan yoke dan menggunakan trim elektrik jika dibutuhkan.

Jika melepas yoke pesawat membuat stabilizer trim bergerak sendiri (membuat hidung turun), maka pasang switch stabilizer trim ke posisi CUTOUT.

Apabila peristiwa runaway terus berlanjut, tahan roda trim stabilizer yang ada di samping throttle pesawat, dan putar secara manual (menggunakan engkol).

Dokumen imbauan keamanan dari FAA bisa diunduh melalui tautan berikut ini.

Perlu diingat, rekomendasi yang dikeluarkan Boeing dan FAA ini hanya menunjukan indikasi masalah yang dialami oleh PK-LQP dalam penerbangan JT 610, dan tidak bisa disebut sebagai penyebab jatuhnya pesawat.

Investigasi oleh KNKT masih berlangsung.

Masih ada data yang belum ditemukan, seperti Cockpit Voice Recorder (CVR) yang bisa membantu menyingkap tabir kelam penerbangan JT610.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dokumen Boeing Beri Petunjuk Kerusakan Pesawat Lion Air JT 610"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved