Lampung Barat
Cara Partinia Mabsus Awasi Gerakan Literasi di Lampung Barat
Ketua Tim Gerakan Literasi Daerah, Partinia Mabsus punya cara tersendiri mengawasi gerakan literasi di Lampung Barat.
Penulis: Safruddin | Editor: Safruddin
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG BARAT - Ketua Tim Gerakan Literasi Daerah, Partinia Mabsus punya cara tersendiri mengawasi gerakan literasi di Lampung Barat.
Salah satunya dengan mengunjungi SMP N 1 Gedung Surian, Senin (3/12/18), guna meninjau langsung perkembangan Gerakan Literasi Sekolah di Lambar.
Kedepan, diri nya akan terus berkeliling ke sekolah-sekolah di semua kecamatan di Lambar.
Gerakan Literasi di Lampung Barat telah diatur berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) No 19 tahun 2018.
• Pemkab Lambar Wujudkan e-government untuk Peningkatan Pelayanan Masyarakat
"Ini bukti dari keseriusan Pemerintah kabupaten Lambar. Harapan saya, literasi Lambar (Lampung Barat) melahirkan generasi baru yang cerdas, inovatif, mandiri, berwawasan luas dan lainnya.
Dan GLS menjadi tulang punggung terwujud nya Lambar sebagai Kabupaten Literasi," ujar Ibu tiga anak yang akrab disapa Makcik ini.
Menurut Partinia Mabsus, gerakan literasi menjadi sarana advokasi dan edukasi untuk meningkatnya kemampuan sumber daya manusia Lampung Barat,.
Dan Hal tersebut berkorelasi terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat.
Rakyat yang cerdas, inovatif, berpengetahuan menjadi basis material mewujudkan cita-cita tersebut
"Kita serius soal literasi gak main-main. Semua sekolah harus ada pojok baca. Dan siswa juga harus mengerti dan menceritakan kembali buku yang sudah di baca nya.
Mading juga harus diaktifkan kembali. Kedepan kita akan buat tabungan buku di tiap sekolahan untuk para siswa dan pihak terkait yang ingin berdonasi," tambahnya.
• Diskon Mobil Akhir Tahun Makin Menggiurkan, Bandingkan Diskon Avanza Ertiga Mobilio Xpander
Lebih dekat dengan Tribunlampung, subscribe channel video di bawah ini:
"Kabupaten literasi tak kan lahir dari kerja-kerja sporadis yang individualistik. Tapi melalui sinergiitas pemerintah dan rakyat nya.
Berbentuk kerja nyata yang terukur berlandaskan perencanaan, monitoring dan evaluasi berkelanjutan, " ujar Partinia seperti dalam release yang dikirim ke Tribunlampung.co.id (*/rdi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/partinia-mabsus.jpg)