Tribun Bandar Lampung

Belum Puas ’Dibela’ MA, Yusuf Kohar Juga Surati Kemendagri

Meski mendapat ”pembelaan” dari MA, Wakil Wali Kota Bandar Lampung Yusuf Kohar tampaknya masih belum puas.

Belum Puas ’Dibela’ MA, Yusuf Kohar Juga Surati Kemendagri
Tribun Lampung/Okta Kusuma Jatha
Wakil Wali Kota Bandar Lampung Yusuf Kohar 

Menurut Jauhari, pansus bukan mau memperpanjang masalah.

Tapi, pansus hanya ingin meluruskan.

Langkah Pemakzulan Wakil Wali Kota Yusuf Kohar Kandas, MA Tolak Uji Pendapat DPRD Bandar Lampung

Sebab, dalam putusan tersebut ada yang tidak wajar.

Salah satunya, disebutkan bahwa Pansus Hak Angket DPRD Bandar Lampung tidak didukung semua fraksi di DPRD.

Pasalnya, Fraksi Golkar melalui surat nomor 01/FPG/A/XI/2018 tanggal 19 Oktober 2018, menyatakan menarik diri.

“Wajar kita perlu meluruskan. Karena ada fakta yang kabur. Dalam paripurna itu jelas semua fraksi setuju. Kenapa dalam putusan disebutkan Fraksi Golkar sudah menarik diri. Padahal, surat dari Fraksi Golkar itu tidak ada. Ini yang namanya pengaburan fakta,” tandasnya.

Diketahui, DPRD Bandar Lampung membentuk pansus hak angket dan melakukan uji pendapat ke MA.

Pansus menilai, kebijakan Yusuf Kohar saat menjadi Plt wali kota Bandar Lampung, dengan melakukan rolling pejabat eselon di lingkungan Pemkot Bandar Lampung, diduga melanggar aturan. (*)

Penulis: Romi Rinando
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved