Beda Ban Vulkanisir dan Suntikan, Kenali Pula Ciri Ban Mobil yang Sudah Waktunya Diganti

Tentu saja, harga ban vulkanisir dan suntikan jauh lebih murah dibandingkan dengan ban baru.

Tayang:
vulkanisir armas jaya ban
Ilustrasi Ban Vulkanisir 

Sementara ban suntikan, lanjut Romijo, sangat tidak disarankan.

Sebab, praktiknya curang dengan cara mengukir kembali karet sampai membentuk kembangan atau ulir seperti ban baru.

"Jelas itu sangat bahaya, karena ban untuk mobil pribadi sendiri ada aturan dan batasannya. Kalau sampai diukir lagi akan membahayakan buat konsumen," kata Romijo lagi.

Belum lama ini, Kompas.com pernah melakukan wawancara dengan sejumlah pedagang ban bekas yang berada di pinggir jalan.

Beberapa toko kecil atau tukang tambal ban, ikut menjual ban suntikan.  

"Kalau ban suntikan ada, konsumennya juga ada saja. Memang tidak bisa tahan lama, tapi secara pasar juga ada. Dalam satu bulan bisa menjual tujuh hingga 10 ban suntikan untuk mobil," ujar pedagang ban tersebut yang tidak mau disebutkan identitasnya ketika ditemui Kompas.com belum lama ini di kawasan Cideng, Jakarta Pusat. 

Perhatikan Usia Ban

Kondisi ban mobil perlu dijaga dan diperhatikan demi keamanan dan keselamatan.

Apabila sudah tidak laik, maka harus diganti dengan yang baru.

Lantas bagaimana mengenal atau mengetahui ciri ban yang sudah aus?

Menurut National Sales Manager UHP Goodyear Indonesia Romijo Huka, paling utama cukup melihat tanda tire wear indicator (TWI).

Tanda itu pada umumnya berbentuk segitiga atau tanda panah dan jumlahnya lebih dari satu.

"Kalau sudah tidak ada tanda itu, artinya ban itu sudah aus. Tanda itu juga sebagai standar atau patokan ban yang masih bagus atau tidak," ujar Romijo kepada Kompas.com, Senin (10/12/2018).

Ban Mobil Meledak, Kepala Suratman Terkena Besi Velg Ban Truk

Romijo melanjutkan, tanda berbentuk segitiga itu terletak di sisi atau dinding ban.

Dia juga memastikan ban suntikan yang banyak dijual oleh pedagang ban pinggir jalan sudah tidak memiliki logo TWI.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved