Tribun Lampung Utara
Pembangunan Sarana dan Prasarana SD di Lampura Sudah 80 Persen
Pelaksanaan pembangunan sarana prasana seperti rehap ruang kelas renovasi maupun pembangunan perpustakaan yang merupakan bantuan pemerintah sudah 80
Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Dalam meningkatkan mutu pendidikan untuk menciptakan calon-calon generasi penerus bangsa yang berkualitas. tentunya harus ditunjang dengan sarana prasana yang cukup memadai, sehingga hal itu bisa terwujud.
Maka untuk itu, Pemerintah Daerah terus berupaya melakukan pembenahan dibidang pendidikan dengan membangun sarana prasana (Sapras) sekolah SD Negari demi terciptakan suatu pendidikan yang memiliki kualitas dan kuantitas yang baik.
"Di Kabupaten Lampung Utara terus melakukan pembenahan dengan memanfaatkan dana bersumber dari APBD maupun APBN tahun 2018," kata Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan SD dan Pendidikan Luar Biasa (PLB) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kabupaten Lampung Utara, Dian Ratna, Kamis (13/12).
• Pelajar Lampung Sabet Juara 1 International Champion IAM DJ Hunt 2018 di Kuala Lumpur Malaysia
Menurut dia, Pelaksanaan pembangunan sarana prasana (Sapras) seperti rehap ruang kelas renovasi maupun pembangunan perpustakaan yang merupakan bantuan pemerintah itu sudah mencapai 80 sampai 90 persen.
" Semoga dengan bantuan pemerintah (Bantah) itu dunia pendidikan yang ada di Kabupaten Lampung Utara bisa lebih baik lagi demi menciptakan Sumber Daya Alam yang berkualitas," jelasnya.
• Mimpinya Terwujud? Pedagang Siomay Asal Lampung Diberi Uang Modal Usaha di Acara Hitam Putih
Lanjut dia, Pada hari rabu (28/11/2018) sampai Jumat (30/11/2018) telah dilakukan Monitoring dan evaluasi oleh Direktur Jendral Pendidikan dan menengah Kemendikbud RI, terhadap Sekolah SD Negari yang mendapatkan Bantuan Pemerintah.
"Dari Monitoring dan evaluasi yang dilakukan Dirjen Kemdikbud RI, untuk pelaksanaan pembangunan sarana prasanan (Sapras) sekolah SD negeri berjalan dengan baik dan sesuai dengan juknas juknis yang telah ditentukan," ujarnya.
Diketahui, Sebanyak 45 sekolah di Lampung Utara mendapat bantuan rehabilitasi atau pembangunan gedung yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan tahun 2018, dengan anggaran Rp 14 Miliar. "Total bantuan DAK pendidikan tahun ini berjumlah Rp 14 Miliar.
Bantuan DAK ini dialokasikan untuk rehabiitasi atau pembangunan gedung bagi 45 sekolah," kata Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan DAK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara, Adi Awang, Selasa (16/10).
Rincian ke-45 sekolah yang mendapat bantuan DAK ini terdiri dari 30 SD, 14 SMP, dan 1 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Untuk jenis pembangunan dari masing - masing sekolah tidak sama.
"Jenis pekerjaan pembangunannya ada dua, yakni rehabilitasi gedung dan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) serta gedung laboratorium. Jadi, tiap sekolah belum tentu sama jenis pekerjaannya," ujarnya.
Menurutnya kegiatan rehabilitasi gedung, seluruhnya diperuntukkan bagi SD dan SKB. Sementara untuk pembangunan RKB/laboratorium diperuntukkan bagi SMP. Dengan adanya perbedaan jenis pekerjaan ini sudah barang pasti besaran DAK yang diterima oleh tiap sekolah berbeda - beda.