Ditahan Polda Jabar, Habib Bahar bin Smith Tulis Surat buat Para Santri

Ditahan Polda Jabar, Habib Bahar bin Smith Tulis Surat buat Para Santri

Editor: taryono
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Bahar bin Smith saat di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (18/12/2018). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDUNG Habib Bahar bin Smith menulis surat  buat santri di Ponpes Taju Alawiyyin.

Habib Bahar bin Smith sendiri kini ditahan di Polda Jawa Barat (Jabar) usai ditetapkan sebagai tersangka dugaan penganiayaan anak.

Kuasa Hukum Bahar, Aziz Yanuar  membenarkan Habib Bahar bin Smith menulis surat yang ditujukan buat para santrinya.

"Iya langsung ditulis dari tahanan Mapolda Jabar," kata Aziz Yanuar saat dihubungi TribunJabar, Sabtu (22/12/2018).

Resmi, Hari Ini Tol Lampung dari Bakauheni-Lematang Bisa Dilewati 24 Jam dan Gratis

Aziz menjelaskan, surat tersebut dititipkan kepada simpatisannya yang menjenguk Habib Bahar bin Smith ke tahanan Mapolda Jabar.

"Surat tersebut sepengetahuan kami pengacaranya. Ketika simpatisan menjenguk Bahar bersama kami pengacara dan tokoh lainnya," kata Aziz Yanuar.

Dari foto surat yang diberikan Aziz kepada TribunJabar, surat tersebut ditulis pada 20.12.2018 di Polda Jabar.

Keterangan polisi

Seperti diberitakan sebelumnya, menurut polisi korban penganiyaan dengan tersangka Habib Bahar bin Smith berinisial Za dan CAJ (17). Pelapor dugaan penganiayaan tersebut ialah Jamal yang merupakan ayah dari Za.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, korban dijemput paksa oleh orang-orang suruhan dari tersangka Habib Bahar bin Smith dari rumahnya masing-masing, Sabtu (1/12/2018).

Libur Natal-Tahun Baru, Ruas Tol Bakauheni-Lematang Beroperasi 24 Jam

 

"Kedua korban dibawa ke Ponpes Tajul Alawiyin di Kabupaten Bogor. Di lokasi inilah korban dipukuli secara bergantian dan diduga atas perintah Bahar. Akibatnya korban mengalami luka memar dan terlihat banyak darah di wajahnya," kata Irjen Pol Agung Budi Maryoto.

Alasan tersangka melakukan penganiayaan tersebut karena CAJ pernah mengaku sebagai Bahar pada 29 November 2018 saat berada di Kuta, Bali.

Kepergian CAJ ke Bali pada (26/11/2018), atas permintaan Za yang akan mengisi suatu acara di Seminyak Bali.

Namun, panitia acara yang mengundang tersebut sulit dihubungi sehingga mereka (korban) mencari penginapan di Bali.

Berdasarkan foto yang dirilis Kapolda Jabar didampingi oleh Dir Reskrimum Polda Jabar, potongan rambut dan warna rambut CAJ menyerupai gaya rambut Habib Bahar bin Smith.

Promo Menarik dari Telkomsel, Kuota 50 GB Hanya Rp 150 Ribu, Begini Cara Membelinya

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved