Berita Terkini Nasional

Heboh Mobil 1.400 CC ke Atas Dilarang Isi Pertalite per 1 Juni, Pertamina Buka Suara

Isu mobil di atas 1.400 cc dilarang beli Pertalite mulai 1 Juni bikin heboh. Pertamina tegaskan belum ada aturan resmi pemerintah.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
ISU LARANGAN ISI PERTALITE - Petugas melakukan pengisian bahan bakar sepeda motor dan mobil angkutan umum di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 243536 di Jalan Teuku Umar, Kedaton, Minggu (14/3/2021). Kabar soal mobil bermesin di atas 1.400 cc disebut tak bisa lagi membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 mendadak bikin heboh masyarakat. Di tengah ramainya isu itu, Pertamina akhirnya buka suara dan menegaskan belum ada keputusan resmi dari pemerintah terkait pembatasan tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Isu larangan Pertalite bikin publik heboh. Mobil di atas 1.400 cc disebut terdampak.
  • Kabar aturan ramai beredar di media sosial. Pertamina tegaskan belum ada keputusan resmi.
  • Pemerintah disebut belum keluarkan pengumuman pembatasan. 
  • Video viral sebut barcode otomatis menolak pengisian. Pertamina minta masyarakat tak mudah percaya isu.

Tribunlampung.co.id, Palembang - Kabar soal mobil bermesin di atas 1.400 cc disebut tak bisa lagi membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 mendadak bikin heboh masyarakat.

Di tengah ramainya isu itu, Pertamina akhirnya buka suara dan menegaskan belum ada keputusan resmi dari pemerintah terkait pembatasan tersebut.

Ramainya kabar pembatasan Pertalite untuk mobil tertentu bermula dari video singkat yang beredar luas di WhatsApp dan media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Dalam video itu disebutkan kendaraan dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc tidak lagi diperbolehkan menggunakan BBM subsidi jenis Pertalite mulai 1 Juni 2026.

Narasi yang beredar juga menyebut sistem barcode nantinya otomatis menolak pengisian BBM subsidi jika kendaraan dianggap tidak memenuhi syarat.

Baca juga: Polisi Amankan Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi Hampir 1 Ton di Pakuan Ratu Way Kanan

Akibat kabar tersebut, publik langsung ramai membahas daftar mobil yang disebut-sebut bakal terdampak aturan baru itu.

Menanggapi isu tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, memastikan hingga kini belum ada informasi resmi dari Pertamina pusat maupun pemerintah.

Menurutnya, setiap kebijakan terkait pembatasan BBM subsidi biasanya terlebih dahulu diumumkan pemerintah sebelum diterapkan Pertamina sebagai pelaksana di lapangan.

“Pertamina ini hanya pelaksana atau perpanjangan tangan pemerintah. Biasanya jika ada kebijakan seperti ini, statement awal akan keluar dari pemerintah terlebih dahulu,” ujarnya saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Rabu (20/5/2026).

Rusminto menegaskan, sampai sekarang belum ada pemberitahuan resmi mengenai larangan kendaraan di atas 1.400 cc menggunakan Pertalite mulai 1 Juni mendatang.

Karena itu, informasi yang saat ini ramai beredar masih dianggap sebatas isu yang belum bisa dipastikan kebenarannya.

“Kalau belum ada pemberitahuan dari pemerintah, berarti itu masih sebatas isu,” katanya.

Dalam video yang viral tersebut, disebutkan sejumlah mobil populer berpotensi tidak lagi bisa membeli Pertalite apabila aturan benar-benar diterapkan.

Beberapa di antaranya seperti Toyota Avanza, Toyota Veloz, Mitsubishi Xpander, Toyota Rush, Daihatsu Terios, hingga Honda BR-V yang memiliki kapasitas mesin di atas 1.400 cc.

Selain itu, mobil crossover seperti Hyundai Creta, Stargazer, HR-V, hingga mobil premium seperti Innova Zenix, Fortuner bensin, CR-V Turbo, Honda Civic RS, dan Mazda 3 juga disebut ikut terdampak.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved