Tsunami Pesisir Lampung

Dendi Ramadhona Main Sulap Hibur Anak Pulau Legundi Korban Tsunami

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama Tim Teknis Penanggulangan dan Konsolidasi Bencana Tsunami Selat Sunda di Pulau Legundi, Rabu (2/1/2018)

Dendi Ramadhona Main Sulap Hibur Anak Pulau Legundi Korban Tsunami
ISTIMEWA
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona (tengah) mengunjungi Pulau Legundi pasca terkena tsunami, Rabu (2/1). Kunjungan sekaligus memberikan donasi kepada warga setempat. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan Cahyono

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama Tim Teknis Penanggulangan dan Konsolidasi Bencana Tsunami Selat Sunda (Tim B dan Tim C) mengunjungi Pulau Legundi, Rabu (2/1/2019).

Kunjungan itu sekaligus memberikan bantuan uang tunai kepada warga yang rumahnya rusak akibat tsunami 22 Desember lalu.

Dendi menerangkan, ada 30 unit rumah kondisinya rusak total. Masing-masing kepala keluarga menerima bantuan uang tunai Rp 7,5 juta.

Pemkab Tanggamus 2019 Fokus Bangun Jalan Akses ke Sarana Publik

Selain itu, sebanyak 24 kepala keluarga yang kondisinya rumahnya rusak berat masing-masing mendapat bantuan Rp 4 juta.

Sedangkan 87 rumah rusak sedang masing-masing kepala keluarga mendapat bantuan Rp 1,25 juta.

Bantuan lain yang diberikan berupa perbaikan fasilitas umum atau sosial sebesar Rp. 100 juta.

Lampung Utara Kurang 106 Penyuluh Pertanian

Diberikan juga bantuan pakaian sekolah, buku dan tas untuk pelajar SD dan MI, SMP serta SMA.

Dendi juga meninjau lokasi Pulau Legundi pasca diterjang tsunami. Ia bercengkerama dengan warga yang menjadi korban.

Bupati juga menyempatkan waktu berbincang dan bermain dengan anak-anak korban tsunami.

Dendi mengajak mereka bermain sulap bersama, bersenda gurau serta memberikan hadiah kepada anak anak yang mampu menjawab pertanyaan dan mengaji.

Tol Lampung Hanya Dua Ruas Beroperasi Mulai Besok

"Kita lupakan masalah 22 Desember kemarin, mari kita bangkit dan bersama membersihkan puing puing dan membangun kembali rumah kita di Legundi," terangnya.

"Anak-anak juga harus bangkit dan semangat, tidak terus berlarut-larut dalam kesedihan dan traumatik yang mendalam," urai Dendi. (*)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved