Karena Alasan Gaptek, Anggota DPRD Lampung Ogah Isi LHKPN

Sementara di tahun 2018, dari total 82 anggota DPRD Lampung wajib lapor, terdapat 19 orang saja yang telah melaporkan.

Karena Alasan Gaptek, Anggota DPRD Lampung Ogah Isi LHKPN
Ilustrasi LHKPN 

"Kemudian Papua Barat 1,82 persen dari 55 wajib lapor, Papua 2,27 persen dari 44 wajib lapor, Kalimantan Tengah 2,33 persen dari 43 wajib lapor, dan Jawa Timur 3,23 persen dari 93 wajib lapor," terangnya.

Terakhir, lanjut Pahala, untuk legislatif tingkat kabupaten/kota, ada sebanyak 169 daerah yang tidak melaporkan harta kekayaan sama sekali. Secara keseluruhan, wajib lapor LHKPN sebanyak 303.032 wajib lapor yang terbagi pada legislatif sebanyak 483 instansi, eksekutif 642 instansi, yudikatif dua instansi dan BUMN/BUMD sebanyak 175 instansi.

Budiman Sebut LHKPN Online Mudah Seperti Melapor Pajak

Gaptek Isi LHKPN

Wakil Ketua DPRD Lampung Ismet Roni mengaku kesulitan mengisi form LHKPN dari KPK.

Karena kesulitan itu, kata dia, maka sebagian besar legislator Lampung tidak melaporkan LHKPN terbaru mereka.

"Kenapa kami kesulitan mengisi format pengisian, karena mungkin pakai teknologi online semua. Pada waktu itu kita sudah minta kepada Sekwan (sekretaris dewan), agar setiap komisi ada pendampingan. Mungkin karena kesulitan itu, bukan tidak mau melaporkan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini selesai semua," ujarnya.

Menurut Ismet sendiri, LHKPN memang penting untuk dilaporkan pejabat negara, termasuk DPRD.

"Saya kira LHKPN memang penting, saya tahun 2012 waktu itu melaporkan saat mencalonkan bupati. Cuma saat ini kesulitan itu, hanya kesulitannya karena pakai teknologi IT. Saya juga dikirim KPK melalui email. Cuma saya bingung ngisinya. Tahunya nerima telepon, WA, SMS, sama kalau ada link berita juga bisa bukanya," ungkapnya.

Ismet mengaku gagap teknologi (gaptek) yang membuat legislator di Lampung belum melaporkan LHKPN.

"Agak-agak gaptek. Tetapi karena tuntutan seperti itu, segera kita selesaikan. Kita minta ke teman-teman dewan menyelesaikan itu. Mudah-mudahan dalam waktu dekat selesai semua dengan pendampingan tadi," pungkasnya.

Halaman
1234
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved