Daftar 3 Bupati di Lampung Terjaring KPK dalam Setahun Terakhir, Terbaru Khamami Ditangkap KPK

termasuk Bupati Mesuji Khamami ditangkap KPK terkait kasus dugaan suap proyek-proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Daftar 3 Bupati di Lampung Terjaring KPK dalam Setahun Terakhir, Terbaru Khamami Ditangkap KPK
GrafisTribunlampung/Dodi
3 Bupati di Lampung Terjaring KPK. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring 11 orang, termasuk Bupati Mesuji Khamami, dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Lampung pada Rabu, 23 Januari 2019.

Sebanyak 11 orang, termasuk Bupati Mesuji Khamami ditangkap KPK terkait kasus dugaan suap proyek-proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mesuji.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pada Rabu, 23 Januari 2019, pihaknya melakukan kegiatan OTT di tiga lokasi terpisah.

"Iya, kami lakukan OTT di Bandar Lampung, Lampung Tengah, dan Mesuji," ungkap Febri Diansyah melalui pesan WhatsApp kepada Tribunlampung.co.id, Kamis, 24 Januari 2019, dini hari.

Dari hasil OTT tersebut, Febri mengungkapkan, ada delapan orang, termasuk Bupati Mesuji Khamami ditangkap KPK.

"Sampai saat ini, yang diamankan delapan orang dari unsur kepala daerah/bupati, PNS, dan swasta," katanya.

Febri menjelaskan, OTT dilakukan atas dugaan transaksi suap terkait proyek-proyek infrastruktur di Dinas PUPR di Kabupaten Mesuji.

"Diduga merupakan realisasi komitmen fee proyek-proyek yang dianggarkan tahun 2018 lalu," katanya.

 KPK Tangkap 8 Orang saat OTT di Lampung, Salah Satunya Bupati Khamami, Amankan Kardus Uang

(ki-ka) Bupati Mesuji, Khamami, Bupati nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan, Mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa.
(ki-ka) Bupati Mesuji, Khamami, Bupati nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan, Mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa. (kolase tribunlampung.co.id/tribunnews.com)

Dalam OTT itu, Febri mengatakan, pihaknya mengamankan uang dalam pecahan Rp 100 ribu dalam kardus.

"Untuk jumlahnya masih dalam proses perhitungan," tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved