Tribun Tulangbawang

Pendamping Jarang Muncul, PKH di Tulangbawang Dinikmati Orang Mampu

Faktanya, PKH justru banyak dinikmati warga yang kondisi ekonominya sudah baik. Hal ini terjadi di Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang.

Pendamping Jarang Muncul, PKH di Tulangbawang Dinikmati Orang Mampu
Tribun Lampung/Endra Z
Kondisi rumah Maryati di Kampung Sungai Nibung, Dente Teladas, Tulangbawang, Jumat, 25 Januari 2019. Maryati adalah buruh serabutan yang tidak mendapatkan PKH. 

Pendamping Jarang Muncul, PKH di Tulangbawang Dinikmati Orang Mampu

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnaen

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, DENTE TELADAS - Program Keluarga Harapan (PKH) seyogianya memprioritaskan keluarga miskin.

Faktanya, PKH justru banyak dinikmati warga yang kondisi ekonominya sudah baik.

Hal ini terjadi di Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang.

30.914 Warga Miskin Tanggamus Terima PKH Rp 15,457 Miliar

Kurang profesionalnya pendamping PKH menjadi salah satu penyebab program unggulan Presiden Joko Widodo ini kurang tepat sasaran.

Hal tersebut diungkapkan Maryati (51), warga Kampung Sungai Nibung, Dente Teladas.

"Kami merasa bantuan PKH kurang tepat sasaran. Banyak warga mampu yang mendapatkan bantuan tersebut. Sedangkan kami yang secara ekonomi sangat tidak mampu justru tidak dapat," terang Maryati, Jumat, 25 Januari 2019.

Jumlah Penerima Bansos PKH 2018 di Lampura Tercatat 49 Ribu KPM

Maryati adalah janda yang harus menghidupi orangtua dan tiga orang anak dengan hanya bekerja serabutan.

Saat hendak dikonfirmasi, Aziz selaku pendamping PKH tidak dapat ditemui.

Halaman
12
Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved