Tribun Lampung Barat
Bediom Lamban Dinas Bupati
Bediom sebagai salah satu khazanah budaya masyarakat Lampung Barat sebagai tanda awal menempati Lamban Dinas
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID , LAMPUNG BARAT -Bediom sebagai salah satu khazanah budaya masyarakat Lampung Barat sebagai tanda awal menempati Lamban Dinas hal ini dilakukan oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Senin (28/1) menjelang fajar, dibalut dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
Parosil mengatakan "Adapun tujuannya adalah untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkah yang telah diberikan. Keluarga yang "bediom" itu mulai berangkat dari tempat yang lama ke tempat yang baru dan keluarga yang "Bediom", kepala keluarga dan anak istrinya di iringi oleh keluarga yang lain yang hadir pada saat itu sampai ke kediaman yang baru," ujarnya.
• Lampung Barat Gelar Silaturahmi Akbar
Kemudian, alat yang di bawa secara simbolis seperti alat tidur, alat masak, lampu, Quran dan sajadah yang kesemuanya dibawa oleh keluarga yang ikut mengiringi "bediom" itu, alat tidur ini menandakan mengawali tidur di tempat yang baru. Peralatan masak pertanda bahwa keluarga akan memulai kehidupan ditempat yang baru, belanga, beras, teko, gula, kopi, serta lampu. Lampu ini dinyalakan mulai dari tempat yang lama ke tempat yang baru.
• Parosil : Kerja Nyata Pemerintah Wujudkan Lampung Barat Hebat
Terakhir, Quran dan sajadah di bawa oleh kepala keluarga yang bersangkutan dan ini pertanda bahwa kepala keluarga tersebut jadi pemimpin dan imam bagi keluarganya. "Saya berharap tradisi "Bediom" terus dilestarikan oleh masyarakat Lampung Barat, sehingga adat budaya warisan leluhur, dapat lestari meskipun budaya barat tengah berkembang di tengah masyarakat" katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bodion-lamban.jpg)