Angka Putus Sekolah di Lampung
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdikbud Lampung Uji Coba Program Kelas Cangkok
Tekan angka putus sekolah, Disdikbud Lampung menyiapkan sejumlah program strategis yakni sekolah cangkok.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Reny Fitriani
Ringkasan Berita:
- Disdikbud Lampung menyiapkan sejumlah program strategis guna mengatasi angka putus sekolah.
- Sejumlah program yang sudah disiapkan seperti Kelas Cangkok dan SMA Terbuka.
- Berdasarkan catatan Pusdatin hingga pertengahan 2026, angka putus sekolah di Lampung mencapai 20.534 siswa.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menyiapkan sejumlah program strategis guna mengatasi angka putus sekolah.
Baca Juga: Angka Putus Sekolah Tinggi, Akademisi Unila Ingatkan Pentingnya Pengawasan Berkelanjutan
Sejumlah program yang sudah disiapkan seperti Kelas Cangkok dan SMA Terbuka.
Diketahui, Disdikbud Lampung resmi merilis petunjuk teknis (juknis) dan linimasa Sistem Penerimaan Murid Baru
(SPMB) Tingkat SMA Negeri Se-Provinsi Lampung Tahun Ajaran 2026/2027.
Pendaftaran SPMB SMA jalur reguler dibuka pada 15-19 Juni 2026.
Adapun jadwal SPMB jenjang SMP di Bandar Lampung dibagi menjadi dua gelombang.
Gelombang pertama untuk jalur afirmasi dan prestasi dibuka pada 22-24 Juni 2026.
Lalu gelombang kedua untuk jalur domisili dan mutasi dibuka pada 1-3 Juli 2026.
Jadwal pendaftaran jenjang SD dibuka pada 17-19 Juni 2026. Sementara jenjang TK dibuka pada 9 Juni hingga 1 Juli 2026.
Di momen pendaftaran SPMB tahun ajaran 2026/2027, Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico sedikit
terusik dengan data tingginya angka putus sekolah.
Berdasarkan catatan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) hingga pertengahan 2026, angka putus sekolah di Lampung mencapai 20.534 siswa, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Rinciannya, tingkat SD sebanyak 5.081 siswa yang putus sekolah, tingkat SMP 10.531 siswa, dan tingkat SMA 4.742 siswa.
Sementara dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, jumlah siswa yang mengeyam pendidikan tingkat SD pada tahun pelajaran 2023/2024 tercatat 798.892 orang, tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 797.968 orang, dan tahun pelajaran 2025 sebanyak 797.865 orang.
Adapun siswa MI pada tahun pelajaran 2022/2023 tercatat 131.368 orang, tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 131.678 orang, dan tahun pelajaran 2025 sebanyak 133.177 siswa.
Di tingkat SMP, pada tahun pelajaran 2023/2024 tercatat 336.944 siswa, tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 342.821 siswa, dan tahun pelajaran 2025/2026 ada 343.606 siswa.
Sementara siswa MTs pada tahun pelajaran 2022/2023 berjumlah 114.145 orang, tahun pelajaran 2023/2024 terdapat 111.699 orang, dan tahun pelajaran 2025/2026 ada 102.900 orang.
| Istana Akhirnya Buka Suara soal Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya |
|
|---|
| Tantangan Berat Pelatih Brasil di Piala Dunia, Kolonel Roni: Peluang Juara 80 Persen |
|
|---|
| Ayah, Ibu, Anak, hingga Keponakan Tewas dalam Kebakaran Kios saat Dini Hari |
|
|---|
| Buronan Curanmor di Lampung Sukarela Serahkan Diri, Polisi Ungkap Rahasianya |
|
|---|
| Sarwendah Tak Butuh Uang Ruben Onsu, Pengacara: Klien Kami Sudah Mandiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Disdikbud-siapkan-kelas-cangkok-untuk-atasi-angka-putus-sekolah-di-Lampung.jpg)