Polemik RUU Permusikan, Anji Manji Bikin Video dengan Anang Hermansyah

Polemik RUU Permusikan, Anji Manji Bikin Video dengan Anggota DPR Anang Hermansyah

Polemik RUU Permusikan, Anji Manji Bikin Video dengan Anang Hermansyah
instagram
Polemik RUU Permusikan, Anji Manji Bikin Video dengan Anang Hermansyah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Polemik Rancangan Undang-Undang  (RUU) Permusikan membuat penyanyi Anji Manji turun tangan.

Lewat akun resmi Instagramnya @duniamanji, Anji mengabarkan telah membuat video panjang membahas RUU Permusikan dengan anggota DPR RI Anang Hermansyah.

"Besok, di Cahnnel Dunia Manji," tulisnya.

Diberitakan sebelumnya, draf Rancangan Undang Undang (RUU) Permusikan menjadi sorotan penyanyi dan pencipta lagu.

Sejumlah musisi menilai bahwa pasal 5, pasal 32, dan pasal 50 dalam draf RUU Permusikan yang digulirkan oleh Komisi X DPR RI ini tidak sejalan dengan usaha mendukung produktivitas musisi dalam berkarya.

Anang mengatakan, memahami kegelisahan teman-teman musisinya terhadap pasal-pasal tersebut.

Viral Foto Surat Pemanggilan Della Perez oleh Polda Jatim, Netizen Berspekulasi

Persib Bandung Jamu Persiwa di Stadion Si Jalak Harupat, Jadwal Tunggu PSSI

Pencuri Motor di Bandar Lampung Makin Beringas, Pelaku 3 Kali Lepaskan Tembakan ke Korban

Pendaftaran SNMPTN 2019, Panitia Umumkan Hasil Pemeringkatan Hari Ini Bisa Daftar SNMPTN

Persib vs Persiwa Batal Digelar Tak Dapat Izin, Persiwa Mengadu ke PSSI

"Saya bisa memahami kegelisahan teman-teman terkait dengan pasal 5 RUU Permusikan ini, itu bisa didiskusikan dengan kepala dingin," kata Anang melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (1/2/2019).

Sebagai informasi, pasal 5 dalam draf RUU Permusikan berisi tentang beberapa larangan bagi para musisi: dari mulai membawa budaya barat yang negatif, merendahkan harkat martabat, menistakan agama, membuat konten pornografi, hingga membuat musik provokatif.

Dalam pembuatan sebuah UU yang baik, kata Anang, harus berlandaskan pada tiga landasan, yakni filosofis, yuridis, dan sosiologis.

Menurut Anang, isu kebebasan berekspresi yang disandingkan dengan norma dalam pasal 5 harus dikembalikan pada ketentuan tentang HAM sebagaimana diatur dalam UUD 1945.

Halaman
123
Penulis: taryono
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved