Tribun Metro
Pemkot Perlu Lahan Tambahan Dua Ha untuk Tampung 200 Kubik Sampah
Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karangrejo, Metro Utara menerima rata-rata per hari sampah sekitar 200 kubik.
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: soni
Pemkot Perlu Lahan Tambahan Dua Ha untuk Tampung 200 Kubik Sampah
Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karangrejo, Metro Utara menerima rata-rata per hari sampah sekitar 200 kubik. Jumlah tersebut mengkhawatirkan jika melihat luasan TPAS.
Kasubag TU UPT Kebersihan dan Pengelolaan Persampahan Karangrejo Indra Kurniawan mengatakan, dalam sehari, ada sekitar 40 kendaraan yang keluar masuk untuk membuang sampah di TPAS. Luas lahan sekitar 7 hektare dinilai masih kurang jika melihat volume sampah yang terus masuk.
"Luas 7 hektare ini sudah termasuk kantor dan bangunan-bangunan. Rencana ingin mengusulkan penambahan lahan sekitar 2 hektare, tapi itu masih kami rencanakan. Kita baru punya satu TPST. Kalau tiap kelurahan atau kecamatan ada, itu sangat membantu," ujarnya, Minggu (10/2).
• Cuma Punya Anggaran Rp 120 Juta Setahun, Timbun Sampah di TPAS Metro Terkendala
Ia menerangkan, sampah-sampah yang masuk berasal dari rumah tangga dan pasar. Bahkan, khusus mobil pengangkut sampah pasar, bisa dua kali bolak balik dalam sehari untuk menyetor sampah.
"Sebenarnya bisa teratasi kalau kita punya banyak TPST tadi. Dan tentu merubah sistem pengelolaan dengan sanitary landfill. Kemudian memanfaatkan biogas dan produksi pupuk kompos," imbuhnya.
• Pemkab Tanggamus Membersihkan Tumpukan Sampah di TPS Pasar Talang Padang Hilang
Indra menambahkan, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor kebersihan atau sampah tahun ini Rp 1,5 miliar.
Anggota Komisi II Ridhuwan Sory Maoen Ali meminta Pemkot Metro menangani permasalahan sampah di wilayah setempat dengan maksimal. Metro, menurutnya, memiliki Perda Nomor 1 tahun 2018 tentang pemanfaatan lahan dan pengelolaan sampah rumah tangga. Artinya, dengan adanya payung hukum bisa menggenjot pengelolaan. Serta mendorong bank sampah masyarakat berkembang. (dra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/tpas-di-kota-metro.jpg)