Advertorial

Kemenperin Dorong Santripreneur Melalui Pemasaran Digital di Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin

Kemenperin Melalui Dirjen IKMA gelar kegiatan Fasilitasi Pemasaran Digital di Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin, Kabupaten Lampung Selatan

Kemenperin Dorong Santripreneur Melalui Pemasaran Digital di Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin
Dedi Sutomo
Kegiatan Fasilitasi Pemasaran Digital oleh Kemenperin pada Kamis (14/2/2019) bertujuan meningkatkan kemampuan para santripreneur dalam menghadapi era industri 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID LAMPUNG SELATAN - Kemenperin Melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka lakukan pembinaan dan pelatihan santri berindustri sebagai bagian dari program santripreneur melalui kegiatan Fasilitasi Pemasaran Digital yang diadakan di Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin, Kabupaten Lampung Selatan pada Kamis (14/2/2019).

Turut hadir dalam kegiatan Fasilitasi Pemasaran Digital adalah perwakilan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lampung Selatan Qorinilwan.

Berbagai produk Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin dipamerkan dalam Kegiatan Fasilitasi Pemasaran Digital pada Kamis (14/2/2019)
Berbagai produk Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin dipamerkan dalam Kegiatan Fasilitasi Pemasaran Digital pada Kamis (14/2/2019) (Dedi Sutomo)

Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka Gati Wibawaningsih mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan para santripreneur dalam menghadapi era industri digital serta agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital terkini.

 “Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan jangkauan akses pemasaran produk-produk industri kecil menengah milik Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin, sehingga mampu mendorong kemandirian umat sebagaimana yang dicita-citakan oleh Pemerintah Indonesia.” Kata Gati.

Dirjen IKMA Gati Wibawaningsih saat tinjau produk Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin dalam kegiatan Fasilitasi Pemasaran Digital pada Kamis (14/2/2019)
Dirjen IKMA Gati Wibawaningsih saat tinjau produk Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin dalam kegiatan Fasilitasi Pemasaran Digital pada Kamis (14/2/2019) (Dedi Sutomo)

Gati meambahkan pelaksanaan kegiatan ini adalah bentuk komitmen Ditjen IKMA Kementerian Perindustrian dalam menumbuh kembangkan wirausaha baru di lingkungan pondok pesantren atau yang dikenal dengan Santripreneur.

“kami tidak hanya memberikan ketrampilan teknis berproduksi yang baik tetapi juga memberikan fasilitas akses pemasaran utamanya melalui online atau dunia digital.” Ujar Gati.

Kegiatan Fasilitasi Pemasaran Digital dilaksanakan di Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin, Kabupaten Lampung Selatan pada Kamis (14/2/2019)
Kegiatan Fasilitasi Pemasaran Digital dilaksanakan di Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin, Kabupaten Lampung Selatan pada Kamis (14/2/2019) (Dedi Sutomo)

Gati mengatakan selama periode tahun 2013 hingga tahun 2018, Ditjen IKMA telah membina sebanyak 20 pondok pesantren dengan lebih dari 3000 santri telah diberikan pelatihan produksi, serta motivasi kewirausahaan.

“Cakupan ruang lingkup pembinaan kami diantaranya pelatihan produksi dan bantuan mesin/peralatan di bidang: olahan pangan & minuman (roti dan kopi); perbengkelan roda dua; kerajinan boneka dan kain perca; konveksi busana muslim & seragam; daur ulang sampah dan produksi pupuk organik cair.” Jelas Gati.

Kegiatan yang dihadiri sebanyak 400 santri ini diisi Workshop Pemasaran di Bidang Digital (e-commerce) dengan target peserta workshop adalah para kepala produksi dan santri yang terlibat dalam produksi di masing-masing unit usaha yang akan diisi oleh narasumber dari Bukalapak.

Tercatat pada tahun 2018 sebanyak 24,7 juta jiwa menggunakan e-commerce dengan nilai transaksi sebesar Rp. 144 triliun. Menyikapi potensi pemasaran secara daring (online), Ditjen IKMA meluncurkan program e-Smart IKM. Hingga tahun 2018, sudah lebih dari 5945 pelaku IKM dari berbagai daerah yang mengikuti workshop E-Smart IKM, dengan total nilai transaksi sebesar Rp.1.384.996.608.

Halaman
12
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved