Alay Tripanca Dipindah ke Kamar Sel Baru di Lapas Rajabasa
Sugiarto Wiharjo alias Alay (66) menjalani masa pengenalan lingkungan (Mapenaling)di Lapas Rajabasa
Penulis: hanif mustafa | Editor: wakos reza gautama
Sesampainya di Lapas Alay langsung dibawa ke ruang regristasi.
Diruang regristasi sendiri, Alay dilakukan pemeriksaan kesehatan dan untuk barang berharganya disita.
Rupanya setelah diperiksa kolestrol Alay tinggi mencapai angka 348 mg/dL.
Kepala Lapas Rajabasa Kelas 1A Sudjonggo membenarkan perihal tersebut.
"Secara keseluruhan kesehatan Alay dalam kondisi prima, hanya saja kolesterolnya tinggi yaitu 348 mg/dL," ungkapnya.
• Ibu Muda Diculik Lalu Dibuang ke Hutan Karena Dituduh Selingkuh
"Keterangan dokter pemeriksa seperti itu, normalnya itu 200 mg/dL," imbuhnya.
Terkait hunian baru Alay, Sujonggo mengaku akan menempatkannya di Blok D kamar 13.
"Selama satu minggu akan melaksanakan masa pengenalan lingkungan (Mapenaling)," katanya.
"Itu minimal, kalau ada perkembangan lain nambah, tapi kalau misalnya ke arah baik kami keluarkan dari mapenaling," tambah Sudjonggo.
Kata Sudjonggo, Alay akan melaksanakan Mapenaling bersama tiga orang warga binaan lapas (WBL) yang baru masuk.
"Untuk kamar 13 ukurannya 3x3," ucapnya.
Meski diterima di Lapas Rajabasa, Sudjonggo mengaku akan mengajukan permohonan rekomendasi agar Alay dipindahkan ke Lapas Sukamiskin.
"Saya coba pindahkan ke Lapas Sukamiskin, nanti rekomendasi saya layangkan mengingat masa hukumannya cukup tinggi," tandasnya.
Terkait Alay yang sudah menginjak umur senja, Sudjonggo mengaku pihaknya menyediakan dokter.
"Kami ada dokter tiga, dua dokter umum, satu dokter gigi," ucapnya.
"Tapi nanti kita lihat kalau memang sakitnya harus berobat diluar saya akan menyampaikan ke kejaksaan untuk second opinion, jadi bukan dokter lapas saja jika dia (Alay) sakit," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/sugiarto-wiharjo-alias-alay-66-saat-tiba-di-lapas-rajabasa-jumat-822019.jpg)