Menteri Agama Tolak Bandara Radin Inten II Jadi Embarkasi Haji Langsung, Dishub Ambil Langkah

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung memperjuangkan Bandara Radin Inten II untuk mendapatkan status embarkasi haji langsung.

Menteri Agama Tolak Bandara Radin Inten II Jadi Embarkasi Haji Langsung, Dishub Ambil Langkah
tribunlampung.co.id/noval andriansyah
Bandara Radin Inten II 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,LAMPUNG SELATAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung bersama instansi terkait juga sedang memperjuangkan Bandara Radin Inten II untuk mendapatkan status sebagai embarkasi haji langsung.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Qudratul Ikhwan menjelaskan, ada miss komunikasi antara Kementerian Agama dengan pihak Pemerintah Provinsi Lampung.

Beberapa waktu lalu muncul surat penolakan Menteri Agama terhadap Bandara Radin Inten II sebagai embarkasi haji langsung.

Seorang Wanita Tewas Saat Berhubungan Intim dengan Selingkuhan

Menteri Agama beralasan kondisi landasan pacu bandara yang belum memenuhi standar embarkasi haji langsung.

"Jadi Kementerian Agama menilai landasan di Radin Inten II belum bisa dilandasi oleh pesawat berbadan besar yakni Boeing 777-300ER . Yang membuat bingung, dengan alasan landasan itu, kenapa Kemenag yang menyatakan tidak layak. Seharusnya kan Kemenhub," ujar Qudratul.

Untuk itu, terus Qudratul, pihaknya telah mengirimkan surat klarifikasi Gubernur Lampung mengenai kondisi bandara.

Bahkan, imbuh Qudratul, dalam surat klarifikasi tersebut juga dilampirkan penjelasan dari pihak bandara terkait kondisi landasan yang sebenarnya.

"Harapannya sebelum pelaksanaan haji tahun ini, semua sudah clear dan Lampung sudah menjadi embarkasi haji langsung," ucap Qudratul.

Humas Unit Pelayanan Bandar Udara (UPBU) Radin Inten II Lampung Selatan, Wahyu Ariasakti menjelaskan, sampai saat ini persiapan Bandara Radin Inten II sebagai bandara internasional masih terus berjalan.

Namun demikian, kata Wahyu, belum ada perkembangan terbaru terkait maskapai.

"Sejauh ini masih sama seperti kemarin, belum ada penambahan maskapai. Tetapi, kami juga masih menunggu kepastiannya seperti apa. Yang jelas sekarang masih terus berproses. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah ada perkembangan," singkat Wahyu, Rabu 20 Februari 2019.

Kepala Bidang Pembinaan Keselamatan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Soembogo menambahkan, selain mengejar penerbangan perdana internasional, Dishub Lampung bersama Pemkab Way Kanan juga sedang mengejar pengoperasionalan Bandara Gatot Soebroto.

KPK Periksa Ketua DPRD Lampung Tengah Dalami Aliran Dana Suap Mustafa

"Insya Allah per 1 Maret nanti, kalau tidak ada halangan sudah bisa beroperasi penuh. Jadi nanti, penerbangan dari Radin Inten ke Palembang bisa transit dulu ke Gatsu (Bandara Gatot Soebroto)," jelas Bambang.

Selain itu pula, lanjut Bambang, Bandara Taufik Kiemas di Pesisir Barat juga sudah menambah panjang landasan menjadi 1.300 meter dan lebar menjadi 30 meter dari 23 meter.

Dengan demikian, terus Bambang, akses untuk pariwisata semakin terbuka dengan kedatangan wisatawan mancanegara.

Penulis: Noval Andriansyah
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved