Tribun Lampung Utara

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Bakal Relokasi PKL di Dua Jalan Ini

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berencana merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Triodeso dan Jalan Pemuda

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Bakal Relokasi PKL di Dua Jalan Ini
Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi
Kepala Dinas Perdagangan Lampung Utara, Wanhendri 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berencana merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Triodeso dan Jalan Pemuda, Kotabumi Lampung Utara.

Dinas Perdagangan Lampung Utara telah menyusun perencanaan pembangunan atau peremajaan Pasar Pagi dan Pasar Sentral.

Dimana nantinya para PKL di Jalan Triodeso dan Jalan Pemuda, Kotabumi Lampung Utara akan ditempatkan di Pasar Pagi dan Pasar Sentral.

"Berdasarkan instruksi Bupati Lampung Utara, tahun ini kami menyusun perencanaan pembangunan pasar Pagi dan Pasar Sentral Kotabumi. Insya Allah tahun depan tidak ada lagi PKL di kedua ruas jalan tersebut," ujar Kepala Dinas Perdagangan Lampung Utara, Wanhendri di ruang kerjanya, Rabu (20/2/2019).

Disdukcapil Bandar Lampung Serahkan Ribuan e-KTP ke Satpol PP

Menurut dia, khusus Pasar Pagi nantinya akan dibangun lebih representatif.

Karena itu, Wanhendri mengimbau masyarakat agar bersabar.

"Karena pemerintah tidak tinggal diam. namun yang namanya pembangunan ada tahapan dan perencanaan yang baik, agar hasilnya juga baik," ujar Wanhendri.

Dirinya menyakini di tahun 2020 kedua pasar yang ada di Kotabumi akan dibangun dengan baik, karena tahun ini perencanaannya akan diselesaikan.

"Bisa saja pemerintah saat ini bertindak tegas dengan mengusir pedagang di kedua jalan tersebut, tetapi mereka juga masyarakat yang perlu kita bina juga. Nggak mungkin kami main gusur tapi tidak menyiapkan lokasi untuk merelokasi mereka," jelasnya.

Dilansir di sejumlah media, keberadaan tenda PKL di sepanjang ruas Jalan Triodeso dan Jalan Pemuda Kotabumi Kabupaten Lampung Utara yang dibangun pemerintah daerah sejak medio 2015 lalu, selain menimbulkan kesan kumuh dan macet, juga mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Diantaranya akses kendaraan menuju ke tempat tinggal masyarakat seputaran kedua ruas jalan tersebut tertutup oleh bangunan tenda-tenda para pedagang kali lima(PKL).

"Seandainya terjadi bahaya kebakaran, ini tentu akan sangat menyulitkan akses kendaraan pemadam kebakaran mencapai lokasi kami. Sejauh ini pihak Pemda setempat terkesan menutup mata dengan keberadaan tenda-tenda tersebut," ujar Herwansyah Koordinator masyarakat sekitar terdampak dari keberadaan PKL Kotabumi.

Menurut Herwansyah, bila tidak ada tindakan nyata oleh pihak terkait atas permasalahan tersebut, maka dalam waktu dekat masyarakat akan menghadap pihak Pemkab Lampung Utara untuk meminta agar dapat melakukan penataan dan merelokasi para PKL yang menempati tenda kaki lima di kedua ruas jalan dimaksud.

Penulis: anung bayuardi
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved