Kominfo Lampung Timur

Bupati Chusnunia Terima Kunjungan Kerja Tim Kemenko Polhukam di Provinsi Lampung

Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim Terima Kunjungan Kerja Tim Kemenko Polhukam di Provinsi Lampung

Bupati Chusnunia Terima Kunjungan Kerja Tim Kemenko Polhukam di Provinsi Lampung
rls/hms
Deklarasi damai dugaan kasus pelanggaran HAM berat 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID SUKADANA - Menerima Kunjungan Kerja Tim Terpadu Penanganan Dugaan Pelanggaran HAM Berat Kemenko Polhukam ke Provinsi Lampung di Aula Utama Setdakab Lampung Timur, Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim sampaikan selamat datang kepada tim dari Kemenko Polhukam di Bumei Tuwah Bepadan ini, Rabu (20/02/2019).

Tim Terpadu Kemenko Polhukam datang ke Provinsi Lampung
Tim Terpadu Kemenko Polhukam datang ke Provinsi Lampung (rls/hms)

“Kami seluruh jajaran pemda bersama dengan forkopimda mengucapkan selamat datang dan terimakasih Lampung Timur mendapat perhatian khusus karena sebenarnya Lampung Timur memang menjadi kabupaten yang sudah 3 tahun ini berupaya untuk menjadi kabupaten yang ramah HAM”.

Lebih lanjut Chusnunia juga menjelaskan bahwa akan selalu mendukung penuh program pemerintah pusat dan berharap Kabupaten Lampung Timur dapat menjadi kabupaten yang ramah HAM.

“Pada dasarnya kami meyakini kinerja dan tanggung jawab kami sepenuhnya pelayanan publik itu terkait dengan pemenuhan HAM oleh karena nya kami mendukung program pemerintah pusat dan berharap Kabupaten Lampung Timur menjadi kabupaten yang ramah HAM”.

Pada kunjungan kerja kali ini, hadir sebagai Tim dari Kemenko Polhukam yakni, Asisten Deputi Pemajuan dan Perlindungan Hak Asasi Manusia, Brigadir Jenderal Rudy Syamsir, Kepala Bidang Perlindungan Hak Asasi manusia, Kolonel Berty Sumakud, Kepala Bidang Materi Hukum Privat, Rikson Sitorus, Kasubdit Hak Sipol Kemenkumham, Temangengnga, Kasubag Umum, Udo N Sinulingga serta 3 orang staf Kemenkumham.

Sementara itu hadir pula, Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Timur, Ali Johan Arif, Forkopimda Lampung Timur, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Tarmizi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Puji Riyanto, Camat Labuhan Ratu, Umar Dani, Kepala Desa Rajabasa Lama, Yahya Nuri, serta Tokoh Masyarakat Talang Sari, Supriyadi.

Untuk diketahui, kedatangan dari Tim Terpadu Kemenko Polhukam ke Provinsi Lampung tersebut ialah untuk mengunjungi dan mengumpulkan informasi tentang perkembangan dan situasi terkait dengan peristiwa dugaan pelanggaran HAM berat diwilayah Talang Sari yang terjadi pada tanggal 6-7 Februari 1989. 

Terkait hal itu, Bupati wanita pertama di Lampung Timur tersebut menyampaikan bahwa “Di Lampung Timur setiap hari kamis sendiri pemda membuka acara nemui nyimah dimana semua orang bisa menyampaikan aspirasi dan lain sebagainya dari seluruh perwakilan hadir, kepala dinas pun hadir termasuk warga dari Talangsari pun bisa datang, itu artinya Pemerintah Lampung Timur ini menjalankan kewajiban kami sebagai pelayan publik, pelayan masyarakat dan bersikap adil memperlakukan setiap daerah yang ada di Lampung Timur”.

“Jadi prinsipnya jika berbicara hari ini konteksnya maka kami berupaya untuk memberikan yang terbaik dan adil untuk warga Talangsari, dan apa yang menjadi maksud dan tujuan bapak ibu insyallah dengan terbuka kami akan selalu siap membantu apa yang dibutuhkan”.

Selain dilakukannya diskusi bersama, dalam kesempatan itu dilakukan pula deklarasi damai dugaan kasus pelanggaran HAM berat di Dusun Talang Sari Way Jepara Subing Putra III Desa Rajabasa Lama Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur, yang disaksikan langsung oleh Asisten Deputi Pemajuan dan Perlindungan Hak Asasi Manusia, Brigadir Jenderal Rudy Syamsir dan Kasubdit Hak Sipol Kemenkumham, Temangengnga. (Rls/Hms)

Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved