Tribun Tanggamus

Daftar Haji Tahun 2014, Baru Berangkat ke Tanah Suci Tahun 2025

Semisal berangkat 2025, warga Pekon Kebumen, Kecamatan Sumber Rejo, Tanggamus usianya akan menginjak 70 tahun.

Tayang:
Penulis: Tri Yulianto | Editor: martin tobing
ibadah Haji Ridwan 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tanggamus menyatakan kuota calon jamaah haji tahun ini 196 orang.

Saat ini sedang masa pelunasan ongkos naik haji (ONH).

Musanip, Kasi Umroh dan Haji Kemenag Tanggamus mengatakan, ONH kabupaten setempat Rp 35.235.602.

Setoran awal pendaftar haji yang dulu harus ditambah lagi hingga mencukupi sejumlah itu.

"Masa pelunasan belum tahu sampai kapan tinggal tunggu keputusan Presiden RI, tapi diharapkan pendaftar haji yang nomor porsi keberangkatan tahun ini supaya melunasi ONH sekarang ini".

"Pelunasan di Bank Mandiri Syariah, Bank Muamalat, BNI Syariah, Bank Cimb Niaga dan Bank Mega Syariah. Semua bank itu ada kantor cabangnya di Pringsewu," urainya.

Petugas Lapas Kota Agung Tanggamus Dilarang Bawa HP ke Area Lapas

Munasip menambahkan, sampai saat ini belum tentu seluruh pendaftar haji lunasi ONH.

Namun mereka sudah harus serahkan paspor. Masih 13 pendaftar belum serahkan paspor.

Selain itu, calon haji diwajibkan cek kesehatan awal. Itu bisa dilakukan di Puskesmas Siring Betik, Kecamatan Wonosobo, Puskesmas Kota Agung, Puskesmas Gisting, Puskesmas Talang Padang, Puskesmas Bulok Sukamara di Kecamatan Pugung.

"Dari seluruh pendaftar haji yang nomor porsinya masuk sekarang ini sudah cek kesehatan".

"Kesimpulannya kondisi mereka layak untuk berangkat haji. Nanti akan ada pemeriksaan kesehatan lagi sekaligus diberikan vaksin meningitis," terangnya.

Musanip menyatakan, saat ini daftar tunggu (waiting list) Tanggamus sudah selama 16 tahun.

Polres Tanggamus Gelar Millennial Road Safety Festival di Kota Agung

Merujuk daftar tunggu itu perkiraan jumlah pendaftar haji 3.520 orang.

"Selama ini Kemenag Tanggamus memang tidak bisa mengurangi daftar tunggu karena penentuan kuota ada di pusat, dan pendaftar juga makin banyak.

Itu menandakan kondisi ekonomi masyarakat makin baik, begitu juga kesadaran masyarakat untuk berhaji. Sehingga timbulah kenaikan jumlah pendaftar," katanya.

Terkait daftar tunggu, para pendaftar pasrah. Satu diantaranya disampaikan Junaidi, warga Pekon Kebumen, Kecamatan Sumber Rejo saat ini masuk daftar tunggu dan rencananya baru akan berangkat pada tahun 2025.

Ia baru mendaftar haji pada 2014 dari hasil menabung.

Dapat Boneka dari Kapolres Tanggamus, Begini Reaksi Gadis Korban Pemerkosaan Ayah, Kakak dan Adik

Waiting list dijadikan kesempatan untuk tetap menabung agar bisa melunasi biaya haji.

Meski pasrah harus menunggu 11 tahun, ia tetap berdoa agar bisa lebih cepat berangkat dan diberi kesehatan.

Semisal berangkat 2025, usianya akan menginjak 70 tahun.

Mardiana, salah satu pendaftar haji asal Tanggamus merasa bersyukur karena informasinya akan berangkat haji tahun ini. Ia mulai mendaftar haji sejak 2011 lalu.

Kala itu tidak dipastikan kapan berangkat dan hanya pasrah. "Namanya ibadah haji, pasrah saja berangkat kapan".

"Kalau berangkat tahun ini terima, kalau tidak juga tidak apa-apa, namanya panggilan Allah," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved