Promo SHARP Indonesia, Ganti Televisi Rusak Tersambar Petir

SHARP Indonesia memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pada produk televisi

Tayang:
Penulis: Ana Puspita Sari | Editor: wakos reza gautama
ISTIMEWA
SHARP Raih Rekor MURI 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MALANG - SHARP Indonesia memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

SHARP Indonesia memecahkan rekor MURI lewat produk televisi.

Sebelumnya, SHARP Indonesia mengukir rekokr MURI untuj produk lemari es dan mesin cuci.

Televisi SHARP berhasil menorehkan titel pemecahan rekor MURI untuk Televisi 40 Inch dengan Ketahanan Operasional Terlama pada Daya Listrik 115 Volt.

Sertifikat MURI secara resmi diserahkan di Malang kepada manajemen SHARP Indonesia yang diwakili oleh Agus Soewadjie, Assistant General Manager Marketing Communications.

Agus mengatakan, dalam setiap kategori produk, SHARP selalu berusaha memberikan kualitas produk terbaik untuk memuaskan konsumen.

Dengan adanya sertifikasi MURI, lanjut dia, SHARP ingin meneguhkan keyakinan konsumen bahwa teknologi yang dibenamkan benar adanya.

"Dengan demikian, konsumen tak perlu ragu lagi untuk terus mengandalkan produk-produk SHARP, semua sudah teruji coba dengan baik," jelasnya dalam rilis, Kamis (7/3/2019).

Sharp LED TV 40 Inci Hanya Rp 3.749.000 di Hypermart

Agus menambahkan, untuk mengukir rekor terbaru ini, televisi SHARP tipe LC-40SA5200i ditempatkan langsung di kantor MURI untuk mempermudah proses penilaian.

Televisi ini kemudian dihidupkan selama 14 hari, terhitung dari tanggal 14 Februari hingga 28 Februari 2019 dengan tegangan sebesar 115 volt.

Agar maksimal, televisi ini juga diawasi secara menyeluruh melalui CCTV yang terpasang dalam kantor MURI dan dibiarkan aman dari gangguan luar.

Hasilnya, selama 14 hari penuh, televisi SHARP masih terus menyala dan dalam keadaan tetap optimal.

Sebelum rekor MURI, keseriusan SHARP Indonesia dalam menjaga kualitas produk terutama LED TV telah dibuktikan melalui Perlindungan 7 Shield dari Jepang.

Sesuai namanya, perlindungan ini diciptakan untuk memproteksi produk dari tujuh ancaman berbeda.

Ketujuh ancaman tersebut diantaranya adalah perlindungan terhadap getaran, perlindungan terhadap jatuh yang telah melewati standar ketat dari uji coba drop test, petir, tegangan, temperatur dan kelembaban tinggi, beban berat, hingga stabilitas produk.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved