TKW Indonesia Diperkosa Majikan lalu Simpan Sperma Pelaku sebagai Bukti Penting
TKW Indonesia Diperkosa Majikan lalu Simpan Sperma Pelaku sebagai Bukti Penting
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kisah Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia di luar negeri seakan tidak ada habisnya.
Ada yang mendapatkan perlakuan baik sehingga mampu bekerja dengan semestinya, hingga dapat menafkahi keluarga yang berada di Indonesia.
Namun, tak sedikit pula TKW Indonesia yang mengalami kisah mengenaskan.
Mengutip South China Morning Post, seorang TKW Indonesia berumur 27 tahun, menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan majikannya sendiri.
Padahal, TKW Indonesia ini baru saja bekerja sebagai asisten rumah tangga selama 2 minggu.
Korban yang baru mulai bekerja untuk pelaku pada 10 Desember 2017 silam, langsung dilecehkan pada hari pertamanya bekerja.
Majikan, sekaligus sang pelaku, Tsang Wai-Sun (55) terus melakukan pelecehan seksual ke korban.
Perbuatan mesum sang pelaku berlanjut hingga nekat memperkosa korban.
• Siswi SMA Diperkosa Berulangkali, Terungkap Setelah Sang Ibu Curiga Lihat Anaknya Seperti Ini
• Pria Perkosa dan Bunuh Gadis Belia, Ibu yang Merawat Gadis Itu Malah Merekam untuk Acara Paedofil
• Oknum Polisi yang Culik Ujang dan Paksa Mengaku Perkosa Bidan Terancam Pidana
• Ibu Kerja Pulang Sebulan Sekali, Anak Gadisnya Jadi Korban Perkosaan Ayah & Kakaknya
Tsang Wai-Sun tega memperkosa TKW Indonesia yang baru saja bekerja untuknya sebanyak 2 kali, hanya dalam rentang waktu 2 minggu.
Menurut pengakuan korban, pelaku pertama kali melakukan aksi bejatnya itu pada 19 Desember 2017.
Malam itu, pelaku mendobrak pintu kamar korban, dan langsung menyeret korban ke kamar pelaku.
Awalnya, TKW Indonesia ini tak berani melaporkan kelakuan bejat majikannya karena takut kehilangan pekerjaannya.
Namun pada keesokan harinya, pelaku kembali memperkosa korban untuk yang kedua kali.
Akhirnya, TKW Indonesia ini menyimpan bukti penting yang dapat menjebloskan majikannya sendiri ke penjara.
Bukti itu adalah sperma pelaku, yang masih tersimpan di celana dalam korban.