Tribun Bandar Lampung

Kemendagri Teruskan Berkas 3 Calon Sekprov Lampung Usai Pelantikan Arinal-Nunik

Mendagri Tjahjo Kumolo buka suara terkait belum keluarnya Keputusan Presiden tentang Sekprov Lampung Definitif.

Kemendagri Teruskan Berkas 3 Calon Sekprov Lampung Usai Pelantikan Arinal-Nunik
Tribunlampung.co.id/Noval Andriansyah
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kiri) bersama Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto (tengah), serta Gubernur Lampung M Ridho Ficardo (kanan). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo buka suara terkait belum keluarnya Keputusan Presiden tentang Sekretaris Provinsi Lampung Definitif.

Tjahji bersedia memberikan informasi terkait hal tersebut di sela-sela menghadiri acara Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dalam Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa, di Gedung Bagas Raya, Bandar Lampung, Kamis (21/3/2019).

Kepada sejumlah awak media yang mewawancarainya, Mendagri Tjahjo menyebut berkas pengajuan tiga nama calon sekprov definitif belum sampai di Tim Penilai Akhir (TPA). Berkas hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) itu, menurut dia, masih ada di Kemendagri.

"Memang sekarang (berkas) pengajuannya masih di Kemendagri. Belum pembahasan di TPA," katanya.

Tjahjo mengungkapkan, Kemendagri baru akan meneruskan berkas tiga calon sekprov Lampung ke TPA setelah pelantikan gubernur dan wakil gubernur Lampung terpilih.

Sebagai catatan, gubernur dan wagub terpilih hasil Pilgub 2018 adalah Arinal Djunaidi-Chusnunia. Kemendagri pada 2018 lalu menyebut pelantikan Arinal-Nunik baru akan berlangsung setelah Pilpres 17 April 2019.

Sekarang, jelas Tjahjo, pengisi kursi sekprov Lampung cukup penjabat sekprov. Kewenangannya, sambung dia, sama dengan sekprov definitif.

"Sekarang cukup pj. Sama saja kewenangannya. Nanti prosesnya (pengajuan berkas ke TPA) setelah pelantikan (gubernur dan wagub terpilih). Karena, ada kewenangan yang harus kami koordinasikan terlebih dahulu," paparnya tanpa menerangkan apa kewenangan tersebut.

Namun demikian, Tjahjo memastikan pengajuan berkas tiga nama calon sekprov definitif ke TPA nanti tidak akan berubah dari pengajuan panitia seleksi. TPA, menurut dia, pasti akan membahas tiga nama hasil seleksi JPTM oleh pansel tersebut dalam sidang.

"Ya, pembahasan di (sidang) TPA nanti, tetap tiga nama itu," ujar politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

Tahapan tes dalam seleksi pengisian JPTM sekprov Lampung tuntas pada 12 Oktober 2018. Dari empat peserta yang mengikuti tes, pansel mengumumkan tiga nama yang lolos untuk pengajuan ke pemerintah pusat.

Satu nama dari tiga orang yang lulus adalah Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Provinsi Lampung yang kini menjabat Pj Sekprov Hamartoni Ahadis. Dua nama lainnya, yaitu Inspektorat Lampung Syaiful Dermawan dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Lampung Dewi Budi Utami.

Berdasarkan keputusan pansel bernomor 26/PANSEL-JPTM/2018, tertanggal 13 Oktober 2018, tentang Penetapan Kelulusan JPTM Sekprov Lampung, Hamartoni menempati peringkat pertama dengan nilai 86,59. Kemudian, peringkat kedua Syaiful Dermawan dengan skor 75,58, dan terakhir Dewi Budi Utami dengan skor 75,42.

Hingga Maret ini, berarti sudah sekitar lima bulan berlalu keppres sekprov definitif tak kunjung keluar. Jika membandingkan dengan penetapan sekprov Lampung definitif pada era Sekprov Sutono, waktunya tidak lama. Saat itu, keluarnya keppres penetapan sekprov untuk Sutono hanya membutuhkan waktu tiga bulan sejak berakhirnya tahapan pansel pada akhir Agustus 2016. (Tribunlampung.co.id/Noval Andriansyah)

Penulis: Noval Andriansyah
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved