Tribun Way Kanan

DPO 3 Bulan, Pelaku Curas di Pondok Pesantren di Way Kanan Ditangkap Saat Berada di Lapangan Saburai

Tekab 308 Polres Way Kanan mengamankan satu orang DPO pelaku tindak pidana curas (pencurian dengan kekerasan) di Kota Bandar Lampung, Sabtu 23/3/2019

DPO 3 Bulan, Pelaku Curas di Pondok Pesantren di Way Kanan Ditangkap Saat Berada di Lapangan Saburai
tribunlampung/anung bayuardi
Pelaku curas di Way Kanan ditangkap di Lapangan Saburai, Bandar Lampung 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Tekab 308 Polres Way Kanan mengamankan satu orang DPO pelaku tindak pidana curas (pencurian dengan kekerasan) di Kota Bandar Lampung, Sabtu (23/03/2019)

Tersangka yang diamankan bernama Anton (19), warga Kampung Serupa Indah, Kecamatan Pakuan Ratu, Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro melalui Kasat Rerkrim AKP Yuda Wiranegara menerangkan, kronologis kejadian curas terjadi, pada Selasa (25/12/2018), sekitar pukul 01.30 WIB, di Pondok Pesantren Angkringan Raudhatul Mutolibin, Kampung Tanjung Sari, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan.

Sempat DPO, Pelaku Curas yang Meresahkan Warga Mesuji Ditangkap di Napal, Lamsel. Biasa Bawa Senpi!

Ketika itu, korban Ahmad Samngani sedang tidur di kamar bersama istri dan kedua putranya, tiba-tiba datang lima orang laki-laki dengan tutup wajah menodongkan sajam jenis golok kearah korban.

Tersangka mengiikat korban di tiang rumah menggunakan gorden serta mulut disumpal dengan kelambu di kamar bersama istri dan kedua anak korban.

Selanjutnya pelaku mengambil barang berharga, antara lain satu unit sepeda motor Honda Legenda, satu unit genset, beras, dan hewan ternak dua ekor kambing.

Tersangka berhasil diringkus berawal dari informasi masyarakat kepada petugas, bahwa hari Rabu 20 Maret 2019, pelaku berada di Lapangan Saburai, Kota Bandar Lampung.

Dua Pelaku Curas Motor di Menggala Diringkus di Rumah Kontrakan

Tim Tekab 308 Polres Way Kanan pun sekitar pukul 21.30 Wib bergegas melakukan penyergapan terhadap tersangka di Lapangan Saburai.

Namun saat dilakukan penangkapan tersangka berusaha melarikan diri dengan melakukan perlawanan sehingga oleh petugas diberikan tindakan tegas dan terukur dengan memberikan tembakan yang mengenai betis kaki kanan dan kiri TSK.

Selanjutnya ia dibawa ke Polres Way Kanan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

"Atas perbuatannya, tersangka dikenai pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan hukuman pidana penjara maksimal sembilan tahun,” ujar AKP Yuda .

(tribunlampung.co.id/anung bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved