Kebakaran di Metro Renggut 3 Nyawa, Firasat Suherman Sebelum  2 Putrinya Tewas Terbakar  

Kebakaran di Metro Renggut 3 Nyawa, Firasat Suherman Sebelum  2 Putrinya Tewas Terbakar  

Kebakaran di Metro Renggut 3 Nyawa, Firasat Suherman Sebelum  2 Putrinya Tewas Terbakar   
Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
Kebakaran di Metro Renggut 3 Nyawa, Firasat Suherman Sebelum  2 Putrinya Tewas Terbakar   

Mantan supir kontainer yang kini berjualan kue apem itu mengaku, keadaan ekonominya memang tengah terpuruk.

"Makanya saya antar tempat mbahnya, yang laki di rumah kontrakan. Karena tv aja sudah enggak ada. Memang lagi sulit," imbuhnya.

Herman mengenang, putri bungsunya sempat bercita-cita ingin menjadi astronot.

Namun, seminggu sebelum kejadian, Maya melontarkan keinginan untuk masuk televisi.

"Omongannya nambah semua. Pengen masuk tv katanya tapi enggak jadi artis. Gak mau jadi astronot lagi. Dan benaran ternyata masuk tv sekarang. Tapi saya enggak nyangka kalau masuk karena begini. Saya cuma bisa pasrah," kenangnya.

 Suami Yani ini mengaku, tidak ada yang dapat menggantikan kedua putrinya.

"Mela dan Maya anak ketiga dan keempat. Dua kakaknya laki-laki. Saya ikhlas. Mereka bersih. Tidak berdosa. Saya ikhlas," imbuhnya.

Sementara Eni, istri korban Sugianto, yang menjadi korban selamat kebakaran meminta maaf untuk tidak diwawancarai.

Ia menyerahkan kepada putranya Suherman dan memohon doa untuk cucu dan suaminya.

Suasana duka menyelimuti proses pemakaman tiga korban kebakaran di Jalan Yosudarso Gang Wawai 15 Polos Kelurahan Metro.

5 Bersaudara di Lamteng Kompak Kabur dari Rumah, Terungkap Tabiat Buruk Sang Ayah

5 Pemburu Tewas Diserang Pakai Panah, Tombak dan Parang, Penjelasan Kapolres Haltim AKBP Driyano

Ceramah Ustaz Adi Hidayat - Ramadan Merupakan Perlombaan Kejar sampai Garis Finis. Maksudnya?

Halaman
1234
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved