Sambangi Korem Gatam, Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Bicara soal Netralitas dan Pertahanan
Sambangi Korem Gatam, Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Bicara soal Netralitas dan Pertahanan
Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Sambangi Korem Gatam, Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Bicara soal Netralitas dan Pertahanan
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu melakukan kunjungan kerja ke Korem 043/Gatam, Rabu, 3 April 2019.
Kedatangan Menhan dalam kaitannya dengan penyelenggaraan Pemilu 2019.
Ryamizard menegaskan, prajurit TNI harus netral.
"Harus satu, netral. Gak boleh prajurit berpolitik," ujar Ryamizard.
Meski prajurit netral, kata dia, bukan berarti ruang gerak anggota keluarganya dibatasi.
"Kalau keluarga diharuskan (memilih). Kalau gak (mencoblos), ya gak demokrasi. Jangan sampai golput," tegasnya.
Ryamizard juga menyampaikan beberapa hal terkait pertahanan.
Ia meminta para prajurit dalam melaksanakan tugasnya mengerti dan memahami tentang pertahanan negara.
• Ryamizard Beri Pengarahan kepada Tim Pemenangan Saburai Jokowi-Maruf
• ASN Tidak Netral, Bupati Pringsewu Sujadi: Kan Ada Bawaslu
Danrem 043/Gatam Kolonel Inf Taufiq Hanafi mengatakan, kedatangan Menhan untuk memberi pengarahan kepada prajurit TNI.
"Beliau sebagai Menteri Pertahanan kebetulan ada kegiatan di Lampung, ada waktu, kemudian memberikan pengarahan kepada kami sebagai prajurit TNI di wilayah Korem 043/Gatam," ucapnya.
Taufiq juga menuturkan bahwa TNI harus netral.
"TNI harus netral. Laksanakan tugas pokoknya, sehingga semua kegiatan berjalan dengan lancar. Netralitas tidak bisa diganggu gugat," sebutnya.
Jika ada anggota yang terbukti tidak netral, Taufiq menegaskan, ada aturan hukum yang berlaku.
"Ada aturan hukumnya. Yang jelas, TNI (harus) netral," tandasnya. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/menhan-sambangi-korem-gatam.jpg)