Edukasi Anak Pilih Jajanan Sehat
Anak-anak doyan jajan tapi enggan makan nasi, sayuran dan lauk pauk kerap menjadi tantangan para orangtua.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: martin tobing
Laporan Wartawan Tribun Lampung Sulis Setia Markhamah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Anak-anak doyan jajan tapi enggan makan nasi, sayuran dan lauk pauk kerap menjadi tantangan para orangtua.
Kebiasaan itu sejatinya membuat anak kekurangan asupan nutrisi untuk menunjang tumbuh kembangnya.
Dokter Praktek Umum di Bandar Lampung dr Endang Budiati mengatakan, anak membeli jajanan sah-sah saja.
Tetapi harus memperhatikan beberapa hal penting.
Orangtua sudah semestinya memberikan rambu-rambu terhadap jajanan apa yang dikonsumsi anak.
Alasannya, saat ini sangat sulit menemukan jajanan yang benar-benar sehat meskipun dikemas baik.
• Cara Mudah Bimbing Si Kecil Lestarikan Lingkungan
"Seperti warnanya yang begitu cerah, banyakan zat msg, dan pemanis".
"Bahan tambahan makanan ini jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih secara terus-menerus, membahayakan tubuh si anak dalam jangka pendek maupun panjang," ujar dr Endang.
Imbas jangka pendek semisal, anak terkena radang tenggorokan, mual, mencret, dan lainnya.
Jangka panjangnya membuat tubuh anak kekurangan asupan nutrisi yang sehat dan seimbang.
dr Endang mengimbau, pnting bagi orangtua memberikan pemahaman secara perlahan dan terus menerus anak jangan mengonsumsi makanan yang berwarna cerah tak alami.
Pilih warna yang tidak ngejreng, karena begitu banyak saat ini jajanan kemasan yang memiliki warna-warna menarik bagi anak namun kurang baik untuk kesehatannya.
• Kenali Ragam Penyakit Picu Berat Badan Anak Tidak Naik
Ajari anak juga untuk memilih makanan mana terlalu manis, terlalu asin, karena kandungan msg dan pemanisnya kurang baik.
"Jangan jadikan anak-anak generasi micin," ujar dr Endang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-makanan-anak_20150522_095228.jpg)