Tribun Bandar Lampung

Absen UNBK, 130 Pelajar SMA dan MA di Lampung Wajib Ujian Susulan

Sebanyak 130 pelajar Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah di Lampung wajib mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) susulan.

Absen UNBK, 130 Pelajar SMA dan MA di Lampung Wajib Ujian Susulan
Dokumentasi Tribun Lampung
Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Diona Katharina. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak 130 pelajar Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah di Lampung wajib mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) susulan. Itu karena mereka absen saat pelaksanaan UNBK sebelumnya.

Kepala Bidang Pembinaan SMA/MA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Diona Katharina menjelaskan, 130 pelajar SMA dan MA tersebut wajib menjalani UNBK susulan pada 15 dan 16 April 2019.

"Nanti mereka akan ujian susulan di sekolah masing-masing. Peralatan komputer sudah tersedia," katanya, Rabu (10/4/2019).

Total pelajar SMA dan MA se-Lampung yang wajib mengikuti UNBK sebanyak 50.081 orang, baik negeri maupun swasta. Dari keseluruhan 477 sekolah, sebanyak 72 sekolah di antaranya menggabungkan pelaksanaan UNBK siswa-siswinya ke sekolah lain.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Lampung Suharto menyatakan, UNBK SMA di Lampung selama empat hari lalu berjalan tertib dan lancar. Ia memastikan tidak ada kendala terkait jaringan internet dan suplai listrik.

"Hasil UNBK akan menjadi bahan pemetaan dan alat untuk mengetahui prestasi setiap sekolah, meskipun bukan sebagai penentu kelulusan," ujar Suharto. "Bagi siswa-siswi yang mengikuti UNBK susulan, mereka pasti kami fasilitasi," imbuhnya.

Dari jenjang Sekolah Menengah Kejuruan, MKKS SMK Bandar Lampung mencatat 70 pelajar wajib mengikuti UNBK susulan pada 15-16 April 2019. Rinciannya, enam siswa yang absen karena izin, 36 siswa yang tidak masuk karena sakit, dan 28 siswa yang absen tanpa alasan.

"Yang terbanyak tidak hadir saat UNBK itu, alasannya karena sakit. Kami juga memaklumi. Harapannya, mereka bisa mengikuti ujian susulan," kata Ketua MKKS SMK Bandar Lampung Edy Hardjito. (Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved