Jihan Nurlela Dokter Cantik Adik Bupati Lamtim Chusnunia Chalim Suara Terbanyak DPD RI Versi Rakata

Jihan Nurlela elektabilitas 4,10% di dapil 1 dan dapil 2 mencapai 12,60%. Disusul Andi Surya, Abdul Hakim, Bustami Zainuddin.

Jihan Nurlela Dokter Cantik Adik Bupati Lamtim Chusnunia Chalim Suara Terbanyak DPD RI Versi Rakata
ISTIMEWA
Jihan Nurlela yang berprofesi sebagai dokter sedang memeriksa pasien. Jihan Nurlela yang menjadi calon anggot DPD RI dapil Lampung diprediksi lolos ke Senayan oleh lembaga survei Rakata Institute. 

Dalam acara ini hadir juga akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Tin Amalia Fitri dan cawagub terpilih, yang kini Bupati Lampung Timur Chusnunia (Nunik) sebagai narasumber sesi dialog.

Download MP3 Lagu Ramadhan Gen Halilintar, Tonton Video Klip dan Lirik Lagu Ramadhan

Download Lagu Full Album Slank Unity and Respect, Gudang Lagu MP3 Slank Terbaru 2019

Download Lagu Fake Love dari BTS, Gudang Lagu MP3 K-Pop Full Album

Menurut Fitri, minimnya caleg perempuan yang terpilih tidak lepas dari kaderisasi partai.

“Minimnya perempuan yang berpeluang masuk ke Senayan karena sedikit sekali peluang bagi perempuan. Tidak terlepas dari kaderisasi partai politik yang belum memberikan peluang yang besar bagi perempuan,” katanya.

Chusnunia (Nunik) menceritakan pengalamannya sebagai politisi perempuan di Lampung selama sekitar 15 tahun. Menurut Bupati Lampung perempuan pertama ini, ada kendala yang dialami perempuan saat terjun ke dunia politik.

“Saya akan menceritakan dari pengalaman selama 15 tahun di dunia politik. Tantangan politisi perempuan ada beban ganda jadi faktor paling berat. Dari sudut pandang saya secara subjektif. Mulai dari waktu, bagi perempuan yang sudah berkeluarga pasti ada beban ganda. Tanggungjawab penuh di rumah tangga, berkarir kalau dimanage dengan baik jadi kelebihan,” ujarnya.

Masih dari faktor internal, menurut dia ada hubungan yang kurang politisi perempuan dengan konstituen.

“Dua pihak (Politisi perempuan dan konstituen) sama-sama tidak PD (percaya diri) . Politisi tidak PD memastikan dia layak dipilih. Masyarakat pemilih juga gitu. Di lampung politisi perempuan sebenarnya tidak di reject (tolak) banget. Tapi ada pemilih perempuan sendiri belum yakin dengan politisi perempuan, apalagi pemilik laki-laki (memilih perempuan) masih kurang PD,” jelasnya.

Selain itu, menurutnya jika dunia politik masih dikenal sebagai dunianya lelaki.

“Politisi laki-laki dengan laki-laki biasanya saling support tapi kalau perempuan beda, kadang malah saling jealose (cemburu),” ujarnya.

Terkait hasil survei Rakata minimnya perempuan terpilih, Nunik menilai ada faktor eksternal juga yang mendeskreditkan perempuan. Untuk caleg DPR RI menurut dia, faktor nomor urut sangat penting.

Halaman
1234
Penulis: Beni Yulianto
Editor: Andi Asmadi
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved