Tribun Metro

Kondisi Tak Fit Usai Sakit, Lifter Eko Yuli Irawan Raih Perunggu di Kejuaraan Asia Angkat Besi 2019

Eko Yuli Irawan kembali menambah koleksi medalinya. Namun, lifter 29 tahun itu harus puas dengan torehan perunggu pada Kejuaraan Asia Angkat Besi 2019

Kondisi Tak Fit Usai Sakit, Lifter Eko Yuli Irawan Raih Perunggu di Kejuaraan Asia Angkat Besi 2019
Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
Saman, ayah lifter Eko Yuli Irawan 

"Katanya sih habis sakit. Sakit apa belum tahu juga, apa virus apa namanya itu. Karena sekeluarga kena panas dingin sebelum berangkat itu. Apa karena nyamuk enggak tahu juga. Cuma memang katanya habis sakit," imbuhnya.

Meski demikian, Saman tetap berharap dan mendoakan Wawan terus menuai prestasi dan memberikan yang terbaik pada dunia angkat besi Indonesia.

Serta karirnya semakin moncer terutama dalam menghadapi Olimpiade Tokyo 2020.

"Karena itu kesempatan dia yang terakhir ya. Melihat usia juga. Dan memang dia mengincar itu sebelum pensiun. Jadi, kami sekeluarga pun berharap dukungan dan doa masyarakat Indonesia. Agar Eko sehat dan bisa memberikan yang terbaik," tuturnya.

Eko alias Wawan ditakdirkan menjadi lifter ketika dirinya menyaksikan sekelompok orang berlatih angkat besi di sebuah klub di dekat rumahnya.

Di sela-sela aktivitasnya menggembalakan kambing, lama kelamaan ia tertarik menjajal barbel.

Wawan harus melewati perjuangan dan pengorbanan panjang untuk menjadi atlet berkaliber dunia.

Bahkan untuk mewujudkan cita-citanya ia harus rela tinggal jauh dari keluarga sejak kelas 5 SD.

Eko Yuli Irawan: Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bukan Cuma Hak Atlet Peraih Medali

Berlatih di Bogor di bawah arahan tangan dingin Yon Haryono dan Joni Firdaus, bakat juara terus ditunjukkannya.

Pengorbanan meninggalkan keluarga sejak usia dini terbayar impas dan berbuah manis.

Pada kompetisi perdana tingkat junior tahun 2002 di Indramayu, ia langsung menyabet emas pada kelas 35 kilogram.

Prestasi demi prestasi pun akhirnya dicatatkan Wawan selepas torehan medali perdananya di Indramayu.

Hingga menyabet emas Asian Games 2018.

(tribunlampung.co.id/indra simanjuntak)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved